Ganto.co - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Administrasi Negara (IAN) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) turut berpartisipasi membantu korban bencana gempa yang terjadi di Pasaman Barat. Kegiatan dengan tema "IAN Care"ini bertujuan meringankan beban sekaligus membantu korban pasca gempa, Selasa (8/3).
IAN Care merupakan salah satu kegiatan yang dirancang oleh divisi kerohanian dan sosial sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap bencana yang terjadi.
Yasinta, staf ahli divisi kerohanian mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan pertama IAN Care dalam penyaluran bantuan korban bencana. Ia juga mengatakan bahwa divisi kerohanian dan sosial IAN sangat ingin menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa IAN terhadap peristiwa yang sedang terjadi.
"Kami dari divisi kerohanian dan sosial IAN FIS memang ingin menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap sesama, dan ini kami jadikan sebagai sebuah program kerja yang dinamakan IAN Care," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa penggalangan dana sudah dilakukan selama lima hari yang dimulai pada tanggal 2 hingga 6 Maret 2022 dengan beragam bentuk donasi. Donasi berupa uang tersebut akan digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, kebutuhan pribadi korban bencana.
"Kami sudah melakukan penggalangan bantuan dan donasi selama 5 hari pada penggalangan dana tersebut. Donasi yang diterima tidak hanya berupa uang, kami juga menerima pakaian layak pakai hingga barang lainnya yang sekiranya berguna," sambungnya.
Ketua HMJ IAN FIS UNP, Hendri Triawarman mengatakan bantuan tersebut akan didistribusikan secara merata ke beberapa lokasi pengungsian di Pasaman Barat, khususnya untuk keluarga besar IAN yang berdomisili di Pasaman, tepatnya di daerah Sungai Lampang, Jorong Tanjung Beruang, Nagari Kajai, Pasaman Barat.
Sebagai penanggung jawab, Hendri juga mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah mempercayai donasinya melalui kegiatan IAN Care.
"Semoga apa yang sudah kita usahakan dan berbuat ini bermanfaat bagi saudara kita yang terdampak bencana serta mudah-mudahan bernilai ibadah yang diterima di sisi Allah SWT," tutupnya.
Berdasarkan data yang diterima Ganto ada dua mahasiswa aktif IAN yang terdampak berada di dua lokasi pengungsian yang berbeda.
Komentar (0)