Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto Universitas Negeri Padang mengadakan Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PKJTLN) dengan tema "Membangun Jurnalis Handal dalam Bidang Jurnalistik untuk Menggapai Keseimbangan Publik" yang diadakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (2/10).
PKJTLN yang diadakan dari tanggal 2 sampai 4 Oktober 2021 ini menghadirkan Setri Yasra selaku Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Hendra Makmur selaku MPO Aji Indonesia sekaligus Pemimpin Redaksi Langgam.id, dan Wan Ulfa Nur Zuhra selaku Founder Indonesian Data Jurnalism Network sebagai pemateri.
Dalam sambutannya, Ardi Candra selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa PKJTLN ini diadakan secara daring disebabkan oleh pandemi.
"Pelatihan yang biasanya dilaksanakan secara luring, tapi karena pandemi perlatihan ini diadakan secara daring," ujarnya
Candra berharap agar dengan adanya pelatihan ini pers mahasiswa seluruh indonesia dapat lebih memahami terkait konsep jurnalistik secara spesifik dan mendalam. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa setelah terlaksananya acara ini diharapkan seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang didapatkan.
"Serta dengan adanya acara ini dapat menambah relasi antar pers mahasiswa seluruh Indonesia," tambahnya.
Mitha Melanie Putri selaku Pemimpin Umum SKK Ganto UNP menjelaskan kegiatan PKJTLN ini merupakan agenda dua tahun sekali yang biasanya rutin diadakan oleh SKK Ganto, dan terakhir diadakan pada tahun 2019 lalu.
"Harapannya ke depan semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang diharapkan oleh panitia dan peserta di LPM seluruh Indonesia selama tiga hari ke depan," jelasnya.
Dr. Jufri Syahruddin, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa di sebuah pelatihan terdapat lima hal yang harus diikuti, yaitu yang pertama mencatat semua yang disampaikan oleh pemateri. Kedua, menghafal yang sudah dicatat. Ketiga, mengulang kembali hal-hal yang sudah dicatat dan dihafal. Keempat, meninjau kembali. Dan yang terakhir adalah membagikan ilmu yang sudah didapatkan.
"Lima hal ini adalah langkah jitu agar kita bisa menjadi para jurnalis handal dalam sebuah majelis ilmu seperti ini." tutupnya
Komentar (0)