Volunter Basic Training yang dilaksanakan via Zoom Meeting oleh Departemen Sosial dan Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tema "Basic Volunteer Training for Better Education in The Future", menghadirkan M. Irfanisshadiq selaku Ketua Volunteer HIVE Sumatera Barat (Sumbar) sebagai pemateri, Sabtu (18/9).
Dalam materinya mengenai "Mengenal Lebih Jauh Dunia Kerelawanan dan Relawan Pendidikan", Irfan menjelaskan pandangan mengenai relawan.
"Relawan merupakan orang yang meluangkan waktu yang dimilikinya untuk hal-hal baik yang dilakukan dengan tujuan baik dan cara yang baik pula," ujarnya.
Irfan mengatakan, untuk menjadi relawan harus berdasarkan hati nurani sendiri. Ia juga mengatakan menjadi relawan bukan karena ada kesempatan tetapi mencari kesempatan.
"Menjadi relawan bukan karena ada kesempatan tetapi kitalah yang mencari kesempatan itu. Bukan dikerjakan diwaktu luang tetapi meluangkan waktu untuk mengerjakannya," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Irfan mengatakan relawan pendidikan fungsinya adalah membangun pendidikan yang lebih memadai, terutama di daerah tertinggal. Karena hingga saat ini sistem pendidikan di Indonesia kalah bersaing dengan Negara-negara lainnya.
Irfan menambahkan, saat menjadi relawan ada beberapa hal yang dilakukan terutama relawan pendidikan, antara lain memahami program apa saja yang akan dijalankan, memberikan bahan atau materi selama program berjalan, melakukan bimbingan terhadap anak, pengembangan pendidikan karakter anak, dan menguasai jalannya program.
Lebih lanjut, Irfan mengatakan beberapa manfaat menjadi seorang relawan antara lain menguasai public speaking, memiliki banyak relasi, leadership, dapat bekerjasama dengan tim, dan menguasai time management. Ia juga mengatakan merasakan kepuasan batin saat menjadi relawan.
"Hal yang dirasakan saat menjadi relawan itu adalah kepuasan batin. Puas dan merasa bahagia saat dapat membantu orang lain," tutupnya.
Komentar (0)