Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan webinar pelatihan X kompetensi proyek kerelawanan tingkat nasional melalui platform Zoom Meeting, Jumat (27/8).
Acara ini mengusung tema "Menciptakan Jiwa Kerelawanan yang Bersinergi dan Berdedikasi terhadap Pendidikan" dengan menghadirkan Hendra Nafsosianto selaku Kepala cabang Human Initiative Sumbar, dan Prof. Dr. H. Irawan Prayitno, selaku Gubernur Sumatera Barat periode 2010-2015.
Dalam sambutannya, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Imam Wahyudi Afrizon menyampaikan, sekolah relawan merupakan wadah untuk menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi.
"Sekolah relawan merupakan sebuah wadah yang diciptakan BEM KM UNP untuk menimbulkan, menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dengan diadakannya sekolah relawan banyak masyarakat yang berpartisipasi untuk mengikuti terutama Mahasiswa dalam aspek sosial.
"Sekolah relawan dilaksanakan pada 27 Agustus hingga 19 September," tambahnya.
Lebih lanjut, Imam memberi apresiasinya terhadap mahasiswa yang sudah ikut bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan sekolah relawan.
"Saya sangat mengapresiasi kawan-kawan mahasiswa yang mau bergabung dalam kegiatan sekolah relawan ini."
Sejalan dengan itu, Hendra mengatakan seorang relawan merupakan seorang yang berhati ikhlas tanpa mengharapkan balasan apapun. Seorang relawan memiliki asas inisiatif, berdayaguna, non diskriminatif, nonproletisi, sensitif gender, menghormati kearifan lokal.
"Menjadi seorang relawan tidak mengenal suku, ras, dan agama. Relawan merupakan orang yang rela memberikan waktu dan kemampuannya untuk kesejahteraan kelompok atau masyarakat tanpa imbalan materi," pungkasnya.
Komentar (0)