Pegawai harian lepas cleaning service Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan aksi tuntutan untuk mempertanyakan kepastian Tunjangan Hari Raya (THR) di belakang Gedung Rektorat Baru UNP, Senin (3/5).
Salah satu pegawai yang berada di bawah manajemen PT. Pinang Jaya Abadi ini ketika ditanyakan reporter Ganto mengaku bahwa pimpinannya belum memberikan kepastian terkait jumlah THR yang dijanjikan.
"Di surat perjanjian kerja dibilang, THR diberikan sebanyak satu bulan gaji penuh," ujar salah seorang pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, sebelumnya mereka (pegawai cleaning service) dikumpulkan untuk melakukan pertemuan. Namun, kabar yang diterima bahwa jumlah THR yang akan diterima akan ada potongannya atau tidak sesuai jumlah satu bulan gaji.
Dari aksi tersebut kemudian, salah seorang pegawai dihimbau untuk melakukan mediasi dengan pihak rektorat. Hasil yang didapatkan bahwa pihak rektorat akan membantu menjembatani tuntutan pegawai kepada PT. Pinang Jaya Abadi.
Komentar (0)