Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan sosialisasi masuk perguruan tinggi negeri tahun 2021 untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN), dan Mandiri UNP melalui platform Zoom Meeting, Kamis (18/2).
Acara ini diadakan menjadi delapan sesi Zoom untuk delapan kota di daerah Sumatera Barat dan diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan sosialisasi sesi pertama dilaksanakan untuk Kota Padang pada pukul 09.00 WIB dan dimoderatori langsung oleh Wakil Rektor I (WR I) UNP, Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Lit.
Acara sosialiisasi ini dihadiri oleh kepala sekolah dan guru SMA/SMK/MA se-Indonesia, perwakilan Dinas Pendidikan Sumatera Barat , serta para siswa yang akan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2021.
Pada acara tersebut, Refnaldi mengatakan bahwa penting bagi guru terutama guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta siswa untuk mengetahui langkah-langkah dalam mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi Negeri.
Refnaldi mengatakan, meskipun relatif sama dengan tahun sebelumnya, namun pasti ada beberapa perbedaan dalam prosedur pendaftaran yang dilakukan.
"Pada umumnya langkah-langkah yang akan dilalui sama, namun dalam tahun-tahun tertentu bisa saja ada perbedan. Walaupun tidak banyak hal ini bisa saja menyebabkan siswa tidak lulus karena tidak memahmi prosedur," ujarnya.
Lebih lanjut, Refnaldi menjelaskan bahwa penting bagi guru dan siswa memperhatikan pengentrian nilai rapor pada jalur SNMPTN. Hal ini karena 20% calon mahasiswa baru SNMPTN gagal karena tidak lulus verifikasi nilai rapor.
"Sangat penting untuk berhati-hati dalam pengentryan nilai. Kesalahan terbesar pada masa pendaftaran SNMPTN adalah tahapan ini," paparnya.
Salah seorang peserta sosialisasi Murfidayanti, M.Pd. E. selaku Guru di SMK Negeri Tiga Padang mengatakan bahwa acara sosialisasi ini sangatlah bermanfaat baik untuk guru dan untuk siswa yang akan mengikuti seleksi.
"Acara ini sangat bermanfaat sekali. Banyak aturan dan cara mendaftar ke perguruan tinggi yang dapat diketahui siswa dan guru. Siswa pun memiliki kesempatan bertanya pada acara ini dan mendapatkan jawaban yang jelas serta memuaskan," tulisnya ketika di wawancarai Ganto melaluiWhatsApp, Kamis (18/2).
Komentar (0)