Dalam rangka memperingati Dies Natalies Universitas Negeri Padang (UNP) ke-66, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP mengadakan webinar gratis bedah buku yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan streaming Youtube,Rabu (21/10).
Prof. Dr. Ermanto, S. Pd., M. Hum. selaku Dekan FBS UNP mengatakan, tujuan diadakannya acara ini di samping sebagai bentuk menyemarakkan Dies Natalies UNP ke-66, juga sebagai bentuk penambahan wawasan kebahasaan peserta di bidang akademik dan ilmiah.
"Kajian ini bertujuan untuk menambah wawasan kebahasaan kita di bidang akademik dan ilmiah karena menulis adalah kegiatan yang tidak dapat kita elakkan di dalam perguruan tinggi," ujarnya.
Webinar ini membedah 2 buah buku. Buku pertama yang dibedah dalam acara tersebut adalah buku "Padanan dan Fungsi And Dalam Bahasa Indonesia" karya Hermawati Syarief dan Rusdi Noor Rosa. Buku kedua yaitu buku "Kelas Kata Dalam Bahasa Minangkabau: Perspektif Gramatika Deskriptif" karya Agustina.
Buku pertama dibedah oleh Prof. Dr. Eva Tuckyta Sari Sujatna, M. Hum. selaku dosen di Universitas Padjajaran dan Prof. Dr. Jufrizal, M. Hum. selaku dosen di UNP. Sedangkan, buku kedua dibedah oleh Prof. Dr. Hasnah Faizah AR, S. Pd., M. Hum. selaku dosen di Universitas Riau dan Prof. Dr. Siti Ainim Liusti, S. Pd., M. Hum. selaku dosen di UNP.
Menurut Eva, buku "Padanan dan Fungsi And Dalam Bahasa Indonesia" ini memiliki banyak keunikan dan banyak hal yang bisa dibahas di dalamnya. " Buku ini mengungkapkan keunikan-keunikan "and" dalam bahasa Indonesia. Kata "and" ini juga kaya akan padanannya dalam bahasa Indonesia. Banyak hal yang bisa dibahas tentang kata "and" ini," ujarnya.
Hasnah juga mengutarakan pendapatnya mengenai buku kedua, "Kelas Kata Dalam Bahasa Minangkabau". Menurut beliau, buku ini adalah buku yang bagus sekali untuk mahasiswa dan peneliti yang ingin meneliti tentang kelas kata.
"Buku ini berisi kelas-kelas kata yang ada di dalam bahasa Minangkabau. Buku ini sangan bagus untuk mahasiswa dan peneliti tentang kelas kata yang mana banyak sekali terjadi kontroversi. Maka dari itu, diperlukan teori-teori sebagai pisau bedah, salah satunya seperti buku karya Prof. Agustina ini," ujarnya.
Sementara itu, Eva berpendapat bahwa dengan terjadinya pembedahan buku ini berarti buku tersebut telah mendapatkan perhatian, penghargaan, dan manfaat bagi pembaca.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!