Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan webinar bertajuk "Sosialisasi Anti Radikalisme di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Padang Tahun 2020" melaluiplatform Zoom Meeting, Jumat (16/10).
Buya Masyud Abidin, Domisioner Ketua MSI Sumatra Barat, menyampaikan materi tentang bagaimana pandangan islam terhadap radikalisme. Buya Mansyud menyatakan dalam islam tidak ada tentang radikal, ketika agama dipakai untuk gerakan-gerakan yang bersifat fikiran radikal, maka kita akan melihat tiga tindakan. Pertama, tindakan menyatakan lawan itu salah, tak ada satupun kebenaran yang benar. Kedua, salah menggunakan kata jihad. Ketiga, pemikiran yang lebih sering dalam bentuk ujaran kebencian.
"Ciri-ciri radikalisme diantaranya; berhadapan dengan keinginan mengubah sesuatu secara drastis, melakukan upaya penolakan terus menerus, ekstrim, berkeyakinan kuat bahwa yang dijalankannya paling baik," ujarnya.
Selanjutnya Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) FBS UNP, Roni Chandra mengatakan, Organisasi Mahasiwa (Ormawa) harus bergerak dan terlibat langsung dalam melawan paham-paham radikalisme di lingkungan kampus, jangan sampai malah organisasinya yang terdapat paham radikalisme.
"Peran Ormawa diantaranya yaitu, bekerja sama dengan semua lintas organisasi di lingkungan kampus dalam memberikan edukasi ke publik dan menyatakan perlawanan terhadap radikalisme di lingkungan kampus, melakukan diskusi ataupun seminar tentang isu-isu tersebut secara berkesinambungan," katanya.
Selanjutnya Eri Suprayetno, selaku Direktorat Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berharap, pihak kampus dapat menanamkan karakter multikulturalisme atau karakter kebhinekaan kepada mahasiswa.
"Dengan adanya kampus ataupun perguruan tinggi memiliki kemampuan membentengi mahasiswa dari pengaruh radikalisme serta menanamkan karakter multikultural, maka akan terlahir pemimpin-pemimpin yang teladan bukan hanya sekedar memborong atau mengajak tapi juga memberikan keteladanan bagaimana membawa bangsa ini maju," harapnya.
Komentar (0)