Mengusung tema "Mancaliak Tuah Ka Nan Manang, Maliek Contoh Ka Nan Sudah" Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan webinar dalam rangka mengenang satu tahun wafat nya Prof. Dr. Mestika Zed, M. A., dan launching Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) Sejarah IKIP/UNP Padang, Kamis (17/9) .
Kegiatan ini diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan live sreaming Youtube, yang dimoderatori oleh Drs. Khirul Jasmi, S.Pd., M. M., dan menghadirkan pembicara yaitu Hasril Chaniago, Prof. Erwiza Erma, Ph. D., dan Dirwan Ahmad Darwis yang merupakan kolega almarhum semasa hidup.
Dalam sambutan Ketua Jurusan Sejarah, Dr. Rusdi M. Hum., menyampaikan bahwa Mestiaka Zed merupakan sosok yang banyak berkontribusi dalam kemajuan sejarah Sumatera Barat, nasional bahkan internasional.
"Oleh karena itu perlu kita bersama-sama mengenang sosok beliau sebagai bagian usaha mengambil teladan dan nilai-nilai perjuangan beliau semasa hidupnya," sambutnya.
Selanjutnya, Rusdi mengatakan webinar ini juga dibarengi dengan pengukuhan Ikatan Iluni Sejarah IKIP/UNP Padang yang baru saja di bentuk oleh para iluni.
Ikatan iluni ini merupakan cita-cita dari almarhum Mestika Zed yang berharap adanya organisasi untuk merangkul seluruh iluni sejarah IKIP/UNP.
"Diharapkan dengan kehadiran ikatan iluni ini, dapat memberikan kontribusi bagi iluni ke UNP dan sebaliknya," harap Rusdi.
Dekan FIS UNP Dr. Siti Fatimah, M.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Jurusan Sejarah karena telah mengangkatkan acara tersebut.
"Saya sebagai pimpinan fakultas mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada jurusan selingkungan FIS UNP khususnya Jurusan Sejarah," ungkapnya.
Senada dengan Rusdi, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., juga mengutarakan in memeoriamnya tentang Mestika Zed.
Ganefri mengatakan Mestika Zed dikenal oleh para sejarawan di seluruh Indonesia bahkan dunia. Beliau juga merupakan seorang guru yang komitmen dengan keilmuannya, mengabdi dan berkarya dalam pengembangan ilmu sosial, khususnya ilmu sejarah.
Lanjutnya, almarhum Mestiaka Zed sangat berjasa dalam mengkaji dan meluruskan hari lahir UNP. Tidak hanya itu, Mestika Zed juga seorang aktivis yang menyuarakan gerakan anti korupsi melalui Forum Peduli Sumbar dan menyuarakan akan pentingnya PDRI, sehingga ditetapkannya hari Bela Negara oleh pemerintah setiap tanggal 19 Desember melalui karyanya "Somewhere in the Jungle", Pemerintah Darurat Republik Indonesia, Sebuah Mata Rantai yang Terlupakan"
Komentar (0)