Berita

Adakan Diskusi Online, FSDI Angkat Tema Dilema Daring dan Rebahan di Kalangan Milineal

Adakan Diskusi Online, FSDI Angkat Tema Dilema Daring dan Rebahan di Kalangan Milineal
Pamflet diskusi online yang diadakan melalui grup WhatsApp mengenai Dilema Daring dan Rebahan dikalangan Milenial. f/doc

Forum Studi Dinamika Islam Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan diskusi online,dibuka untuk umum yang bertemakan "Dilema Daring dan Rebahan di Kalangan Milenial" melalui sebuah grup WhatsApp dengan nama Kantin Ilmu Online, Selasa (21/4).

Diskusi online ini dimulai pada pukul 16.15 WIB, dengan pemateri Anggi Pradana Wiranata, S.Si., yang merupakan Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa FIS UNP tahun 2015-2016, dan Fadli Zaim selaku Moderator.

Dalam memaparkan materinya , Anggi mengirimkan voice note atau rekaman suaranya ke dalam grup diskusi, setelah itu para peserta mendengarkan materi melalui rekaman suara tersebut.

Didalam rekaman suara tersebut Anggi menjelaskan bahwa sekarang dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19yang telah meluluh-lantahkan setiap elemen dan topografi sosial masyarakat sehingga terjadi kebiasaan yang berbeda dari biasanya, alah satunya adalah dunia pendidikan.

Lanjutnya, ketika wabah ini menyerang, aktivitas pendidikan khususnya Indonesia diliburkan, namun yang diliburkan hanya kegiatan proses belajar mengajar didalam kelas, akan tetapi proses pembelajaran itu sendiri tetap dilaksanakan yang dikenal dengan sistem daring.

"Sistem pembelajaran daring adalah salah satu alasan yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus menghadapi sistem daring ini dengan segala plus dan minusnya," ujar Anggi.

Anggi menambahkan bahwa tidak ada waktu bagi mahasiswa untuk mengeluh, tidak ada kesempatan mahasiswa berdiam diri terkait dengan kondisi yang menimpanya.

" Yang perlu dilakukan sebagai mahasiswa hari ini adalah mengubah pola pandang, pola fikir, dan mindset. Mari kita bergerak mengatasi masalah-maslah yang menimpa bangsa ini, tidak akan mungkin kita mampu untuk mengatasi permasalahan bangsa pada hari ini jika teman-teman sebagai mahasiswa tidak mampu mengatasi masalah sendiri," tuturnya.

Di akhir sesi diskusi Anggi sedikit memberikan closing statement," saya senang dengan anak-anak muda yang terus gelisah hatinya akibat persoalan bangsanya, agamanya sehingga dia terus berupaya untuk mengupgrade diri meskipun kondisinya tak nyaman dan situasi yang tak memungkinkan. Namun, dia terus berupaya mengembangkan dirinya lewat pencarian ilmu dan merefleksikannya lewat amal agar menjadi insan yang siap memperjuangkan agamanya dan bangsanya, maka saya yakin seorang anak muda yang berperilaku demikian akan menjadi orang besar," tutup Anggi.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Widia Nurfitri
Jurnalis • Liputan Berita

Sekretaris Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Resky Amelia Putri (Redaktur Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.