Dilansir dari Surat Edaran Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) No: 1530/UN35/TU/2020 yang dikeluarkan oleh Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., pada 14 Maret 2020. Surat edaran ini dalam rangka menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan RI No: HK.02.01/MENKES?199/2020, Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No: 3 Tahun 2020 pada tanggal 9 Maret 2020, dan Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No: 35492/A.A5/HK/2020, tentang pencegahan Coronavirus Diseasees-19 (COVID-19).
Beberapa poin dalam surat edaran itu diantaranya, yaitu poin pertama perkuliahan tatap muka untuk semua jenjang program D3, D4, S1, Profesi, S2, dan S3 dilaksanakan secara daring/ online melalui platform elearning UNP. Perkuliahan daring ini hingga satu bulan ke depan, 16 Maret s.d. 17 April 2020. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kontak fisik secara langsung dalam antisipasi pencegahan virus COVID-19.
Terkait surat edaran tersebut, pro dan kontra bermunculan. Sejumlah mahasiswa meragukan surat edaran ini hoax atau tidaknya. Salah satu mahasiswa yang mempertanyakan itu, yakni Olivia, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris TM 2017. Ia mengatakan bahwa belum ada kepastian dari dosennya terkait kuliah pembelajaran daring ini. "Di grup whatsapp kami belum ada juga menanyakan secara langsung ke dosen. Besok saya dan teman-teman tetap pergi kuliah dan menanyakan hal ini langsung ke dosen," katanya, Minggu (15/3).
Selanjutnya, Ganefri, dalam pidatonya pada upacara wisuda Periode ke-118, Minggu (15/3) membenarkan tentang kebijakan tersebut. Ganefri mengatakan bahwa dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona hingga satu bulan kedepan perkuliahan secara langsung atau tatap muka diganti ke dalam bentuk perkualiahan online melalui elearning UNP. Baik pada mata kuliah (matkul) teori maupun matkul praktik.
"Matkul praktik bisa dilakukan dalam bentuk penugasan atau dalam bentuk media-media lainnya. Kalau memang tidak bisa digantikan tentu akan kita carikan waktu yang tepat untuk mengganti," ujarnya.
Lebih lanjut, Ganefri menambahkan dalam pidatonya, menghimbau untuk seluruh sivitas akademika UNP agar tidak melakukan kontak langsung karena virus ini menular melalui kontak langsung bukan melalui udara. Dalam situasi ini selalu waspada dan tidak panik, tetap menjaga kesehatan dan memperkuat daya tahan tubuh, serta mempunyai asupan gizi yang cukup.
"Semoga Sumatera Barat tidak terpapar virus Corona," harapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!