Berita

Launching Gerakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka

Launching Gerakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka
Direktur Jenderal pendidikan tinggi kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, Prof Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D mengisi kuliah umum pada acara launching merdeka belajar kampus merdeka di Auditorium UNP, Kamis (5/3). f/Yeni

Universitas Negeri Padang (UNP) selenggarakan Launching Gerakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka bersama Dirjen pendidikan tinggi Kemendikbud RI, sekaligus penandatanganan kerjasama MOU dengan beberapa dunia industri di Auditorium UNP, Kamis (5/3).

Kampus merdeka merupakan kampus yang melakukan pembukaan program studi baru, memiliki sistem akreditasi perguruan tinggi, serta hak belajar selama tiga semester di luar program studi.

Gerakan merdeka belajar, kampus merdeka ini di launching oleh Dirjen pendidikan tinggi Kemendikbud RI, Prof. Nizam di Auditorium Universitas Negeri Padang. Ia mengatakan bahwa "Kita memberi ruang kreatif bagi dosen, perguruan tinggi, dan mahasiswa untuk berkreasi dan menemukan passion, kompetensi, mendata dan menyiapkan diri untuk langkah yang diambil nya setelahnya," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dengan adanya gerakan ini mahasiswa akan tahu dan terarah dalam memilih keahlian baik menjadi peneliti, guru yang baik, atau aktiivis sosial, pekerja industri.

Kampus merdeka ini akan menerapkan tiga semester di luar program studi mahasiswa terkait, yakni satu semester di luar prodi, dan dua semester di luar kampus asal.

Nizam menambahkan bahwa kampus harus menfasilitasi itu supaya kesempatan berkarya terbuka bagi mahasiswa. Ia mengatakan dalam gerakan kampus merdeka tersebut, terdapat delapan kegiatan yang bisa dilakukan oleh mahasiswa di luar kampus asal yakni, magang, proyek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen dan proyek kemanusiaan.

Rektor UNP, Ganefri mengatakan bahwa Universitas Negeri Padang siap untuk mengimplementasikan Merdeka belajar dan Kampus Merdeka. "Artinya, kita memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk menambah kompetensinya di luar program studi yang ia ambil," ujarnya.

Ganefri menambahkan program ini akan dimulai pada semester Juli-Desember 2020. "Kita saling mengisi dengan Universitas lain."

Ganefri juga memaparkan, kebijakan Kampus Mereka dan Merdeka Belajar ini berdampak untuk UNP ke depannya. Untuk itu, UNP melakukan kerja sama dengan dunia usaha/industri. Terdapat delapan kerja praktek yang bisa dilakukan dari pengembangan wirausaha, star up bisnis, dan lainnya sesuai standar yang ditentukan untuk berinovasi dalam mengikuti perkembangan teknologi.

Ada lima belas industri yang bekerja sama dengan UNP dalam dunia usaha, sekaligus hari ini dilakukan penandatanganan MoU dengan ke lima belas industri tersebut. Diantaranya, Semen Padang, Telkom Indonesia, Kumango Jantan, Ruangguru, dan sejumlah hotel ternama di Sumatra Barat.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Yeni Maharani
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Perpustakaan dan Kearsipan
Diedit & Diverifikasi oleh: Fuji Jelang Ramdhan (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.