Universitas Negeri Padang

Mahasiswa Kelas Internasional UNAND Kunjungi UNP

Mahasiswa Kelas Internasional UNAND Kunjungi UNP
Anis, salah seorang Mahasiswa Kelas Internasional Universitas Andalas (UNAND) tengah berbagi pengalaman serta memberikan motivasi kepada seluruh Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (23/1). f/Fadil

Bertemakan "Experiences Living and Study Abroad", UPT Layanan Internasional Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan diskusi seputar Kelas Internasional di ruang Senat lantai 3 Rekrorat Lama UNP, Kamis (23/1).

Acara ini diadakan dalam rangka menambah wawasan ilmu pengetahuan mahasiswa UNP tentang kehidupan belajar mahasiswa asing di Indonesia yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya mobilisasi Mahasiswa UNP untuk internship dan Praktek Lapangan (PL) di luar negeri.

Acara ini dihadiri oleh Ravi Kurnia dan Yusuf Baihaqi selaku Presiden dan Wakil Presiden BEM UNP periode 2019-2020 dan juga beberapa perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) se-lingkungan UNP. Peserta tampak antusias dengan hadirnya 14 orang mahasiswa kelas internasional Universitas Andalas (UNAND) dan 4 orang mahasiswa Kelas Internasional UNP.

Mahasiswa kelas internasional UNAND yang berkunjung berasal dari enam negara, masing-masing berasal dari Madagaskar, Hongkong, Suriname, Thailand, Kamboja, dan Timor leste. Sementara mahasiswa kelas internasional UNP berasal dari Malaysia dan juga Myanmar.

Pada saat berdiskusi, mahasiswa kelas internasional UNAND dan UNP saling bertukar pikiran dan saling memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa UNP yang menghadiri acara tersebut.

Dalam diskusinya, Nelson, salah seorang mahasiswa kelas internasional asal Timor Leste menyampaikan bahwa Indonesia sudah memiliki pendidikan yang bagus, tetapi tidak boleh menganggap bahwa pendidikan di Indonesia sudah baik karena masih banyak yang lebih baik. "Kita harus melihat bagaimana pendidikan di negara luar, masih banyak pendidikan yang lebih baik dari kita, jangan hanya terpaku dengan pendidikan di Indonesia saja", ujarnya.

Diakhir pembicaraannya ia menutupnya dengan menyampaikan sebuah pepatah, "di atas lagit masih ada langit".

Hal senada juga disampaikan oleh Anis Salah seorang mahasiswa kelas internasional UNAND asal Batani, Thailand. Ia menyatakan "kita harus keluar dari daerah asal kita, selain dari menambah wawasan setidaknya kita bisa menemukan teman dan saling bertukar pikiran", tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ahmad Fadillah B
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter
Diedit & Diverifikasi oleh: Fuji Jelang Ramdhan (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.