Ganto.web.id,-Pada November 2011 lalu, sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang Bimbingan dan Konseling diresmikan Pembantu Rektor III UNP di Gedung Serba Guna Fakultas Teknik UNP. Unit kegiatan ini bernama Pusat Informasi Konseling Mahasiswa Penyiapan Kehidupan Bekeluarga bagi Remaja (PIKM PKBR) Alam Takambang Jadi Guru. Muhammad Sugero Mahasiswa Akuntansi UNP TM 2009, pelopor berdirinya PIKM PKBR di UNP mengatakan unit kegiatan ini merupakan perpanjangan tangan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cemara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Padangyang bergerak di bidang penyuluhan tentang masalah remaja.
Meski sudah diresmikan banyak mahasiswa yang belum mengetahui hadirnya UKM ini. Yesi, Mahasiswa Adminstrasi Pendidikan TM 2011 mengaku tidak tahu tentang keberadaan UKM ini, ketika dijelaskan ia malah mengira UKM ini diperuntukkan bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling saja. "Saya pikir khusus untuk mahasiswa BK saja," terangnya, Kamis (2/2). Sama halnya dengan Yulia Nela, mahasiswa Akuntansi TM 2010 ini juga tidak mengetahui adanya organisasi ini. Namun menurutnya, UKM ini bagus karena bisa bermanfaat bagi mahasiswa untuk sharing seputar masalah remaja.
Gero menuturkan hadirnya Unit Kegiatan PIKM PKBR di UNP menempuh beberapa tahap. Dimulai dengan menemui Rektor UNP, menghadap bagian Kemahasiswaan di BAAK, dan terakhir ke Pihak UPBK (Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling). Sebagai organisasi yang terbilang baru di ranah UKM, PIKM telah memulai open recruitment (OR) pada minggu kedua Desember 2011 lalu. Namun terkendala ujian akhir semester, kegiatan OR ditangguhkan sementara. "Saya berencana akan mengumpulkan peserta OR dalam waktu dekat ini, dan mempersipakan OR kedua," ungkapnya, Kamis (26/1).
Menurut Gero beberapa universitas di Kota Padang telah mendirikan PIK-M, seperti Universitas Andalas (Unand), Universitas Bung Hatta (UBH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, dan Institut Taman Siswa. "Saya pikir, kenapa UNP tidak mendirikan pula," katanya, Kamis (26/1).
Lebih lanjut Gero menjelaskan bahwa UKM ini sudah mulai dibentuk oleh mahasiswa sejak 2009 lalu. Namun pihak universitas belum memberikan izin karena di UNP sendiri sudah ada organisasi yang bergerak di bidang bimbingan dan konseling, seperti UPBK. Dua tahun setelahnya, PIKM kembali didirikan Gero. Ia meralasanbahwa sebenarnya UPBK merupakan wadah yang sempurna, namun yang menjadi kendala, UPBK tidak melibatkan mahasiswa. "PIKM didirikan dari mahasiswa, oleh mahasiswa dan untuk mahasiswa," tuturnya, Kamis (26/1).
Menganggapi hal ini, Pembina PIKM Dr. Marjohan, M.Pd, Kons menjelaskan bahwa PIKM adalah organisasi yang khusus membantu mahasiswa memberikan pengetahuan dan mengatasi masalah kesehatan reproduksi remaja. Sedangkan UPBK merupakan organisasi yang memberikan pelayanan secara umum dan hal apa saja yang menyangkut masalah bimbingan dan konseling.
Marjohan menuturkan bahwa PIKM menjadi bagian dari UPBK. Nantinya mahasiswa dilatih dan dididik di organisasi ini untuk menjadi tutor sebaya bagi teman-temannya. Menurutnya PIKM merupakan organisasi yang bagus dan akan membuat ramai UPBK nantinya karena didatangi mahasiswa. Namun ia menyayangkan sejak diresmikannya organisasi ini, belum terlihat aktivitasnya. "Saya lihat PIKM ini belum ada kegiatannya, tidak ada mahasiswa yang bertugas," ungkapnya, Rabu (8/2). Selain itu Marjohan juga berharap PIKM bisa menjadi tempat praktek bagi mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling terhadap teori yang dipelajari di bangku kuliah.
Gero menegaskan UKM ini terbuka untuk seluruh mahasiswa UNP. Ia berharap PIKM bisa membesarkan nama UNP sampai ke tingkat nasional. Dengan bertempat di Balai Bahasa UNP, satu gedung dengan UPBK UNP, ia mengharapkan animo mahasiswa terhadap UKM ini sama besarnya dengan PIKM yang ada di kampus-kampus lain. AmiJaer
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!