Pikirkanlah apa yang bisa kita berikan untuk negara, sebagai pemuda bangsa, mahasiswa dapat memberikan ide dan pengaruh baik terhadap lingkungan, itulah yang disebut seorang pahlawan hari ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Sejarah Universitas Negeri Padang (UNP), Uun Lionar S.Pd., M.Pd., saat Diskusi Hari Pahlawan di Ruang Sidang Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lt.2 Minggu (10/11).
Peranan pemuda, ungkap Unn telah muncul sejak abad ke-20 dengan berdirinya organisasi-organisasi pergerakan. Lalu pada era kemerdekaan tokoh muda juga hadir dalam memberikan gagasan pemikirannya. Pada saat itu, adanya tokoh seperti Sukarni, Wikana, Chairul Shaleh yang berasal dari golongan muda mendesak Sukarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.
"Kemudian sejarah kembali mencatat pada tahun 1965 dan 1998 mahasiswa bergerak untuk menggantikan pemerintahan yang diktator, sehingga pemuda sangatlah berperan dalam terbentuknya Indonesia." ungkap Uun di hadapan para mahasiswa.
Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Ketua Legiun Veteran Repubilk Indonesia (LVRI) Sumatera Barat, Kolonel (purn) Amir Syafruddin.
Pada kesempatan tersebut, Amir berpesan agar anak muda mempunyai ketahanan dalam menghadapi gempuran dari luar, terlebih pada zaman globalisasi yang penuh dengan keterbukaan. Ia juga memberi apresiasi kepada pemuda-pemuda yang peduli terhadap sosial politik, dan berharap agar mahasiswa dapat menggali ilmu-ilmu tersebut.
Komentar (0)