Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada penulisan riset yaitu tidak bisa membedakan antara abstrak dengan kesimpulan.
Hal ini disampaikan oleh Yohandri, M.Si., Ph.D., sebagai pemateri pada Open Ceremony PPIPM Fair 2019 di Auditorium Prof. Kamaluddin Lt.4 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang, Senin (28/10).
Setelah selesai melakukan riset, kata Yohandri, tuangkan hasil riset tersebut ke dalam bentuk tulisan atau jurnal. Ketika menulis, katanya, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah judul.
Selanjutnya Yohandri mengatakan bahwa dalam pembuatan judul, hal paling penting yang harus ada yaitu menarik pembaca dan ringkas.
"Kata-kata yang digunakan dalam pembuatan judul harus mudah dipahami, singkat, dan tidak perlu memasukkan lokasi riset di dalamnya," jelas. Yohandri.
Yohandri menekankan bahwa hal yang perlu difokuskan saat penulisan adalah isu yang akan dibahas, bukan lokasi. "Isu yang kita bahas bisa masuk ke artikel internasional walaupun tempatnya lokal dan sebaliknya," tegasnya.
Lebih lanjut, Yohandri menyatakan bahwa hal pertama yang dilakukan dalam pembuatan artikel ilmiah adalah abstrak. Ada beberapa poin yang harus dimuat dalam abstrak. Di antaranya latar belakang, urgensi, motivasi, dan menarik bagi pembaca.
"Perhatikan poin-poin penting saja, jangan kemana-mana. Fokus pada latar belakang, urgensi dan motivasi dalam menulis, selanjutnya bagaimana membuat orang membaca artikel. Hal terpenting adalah kata kunci, apa yang banyak diketik orang supaya masuk ke dalam halaman utama," tegas Yohandri.
Setelah selesai menulis abstrak, selanjutnya penulisan introduction atau pendahuluan. Pada bagian ini, yang perlu diperhatikan yaitu terkait dengan kiat analisis sesuatu yang berhubungan dengan riset yang ditulis, lalu ulas kelemahan yang ada agar terjadi celah atau perbedaan.
"Harusnya begini, tetapi begitu itu disebut gap analisis, selanjutnya pembaharuan, terkait apa perbedaan dengan yang dibuat orang lain," sebut Yohandri.
Selanjutnya, dalam kepenulisan yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana hasil riset itu mendorong orang lain untuk menduplikasikannya dan terakhir membuat kesimpulan yang mampu menjawab tujuan penelitian.
"Jadi, kesimpulan adalah untuk menjawab tujuan penelitian, tidak disamakan dengan abstrak dan untuk mendapatkan hasil yang baik harus awal yang baik, baca referensi terbaru dan upayakan hasil riset singkat dan lengkap," pesan Yohandri.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!