Universitas Negeri Padang

Start-up dengan Permasalahannya

Start-up dengan Permasalahannya
Femil Anggia Putra menyampaikan sambutannya pada Gathering dan Penganugerahan Gebyar Mahasiswa Wirausaha Nasional di Auditorium Prof. Kamaluddin Lt.4 Fakultas Ekonomi UNP, Sabtu (26/10). f/Ozza

,Unit Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Negeri Padang melaksanakan Gathering dan Penganugerahan Gebyar Mahasiswa Wirausaha Nasional dengan tema "Develop a Digital Economy Through Business Star-up" di Auditorium Prof. Kamaludin Lt.4 Fakultas Ekonomi UNP, Sabtu (26/10).

Femil Anggia Putra selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari kompetisi yang dilaksanakan pada 24 Oktober dan dilanjutkan dengan penganugerahannya.

"Pada acara kali ini kita berfokus pada diskusi, berbagi pengalaman dalam pengembangan usaha, khususnya di bidang start-up. bisa mendiskusikan semua permasalahan bisnis dan kita kupas sampai tuntas di sini," ujar Femil.

Syafira Eunisa selaku Manager Dillo Padang mengatakan bahwa di bagian start-up banyak yang mengenalnya dan banyak yang salah persepsi terkait hal itu, khusunya di Kota Padang. Ia menambahkan bahwa Mindset mengenai usaha di bidang start-up harus diubah.

"Start-up itu difokuskan untuk mengembangkan kreatifitas dan perusahaan start-up adalah bagaimana menyelesaikan masalah yang bukan hanya solusi langsung, tapi membuat inovasi pada start-up tersebut," ujar Syafira.

Nisa Ummi Khairallana selaku City Partner Performance Tokopedia membenarkan hal itu. Ia mengatakan bahwa di kalangan mahasiswa saja yang menjadi fokus pengembangan start-up ini, tidak banyak yang ikut serta. "Dari 40 ribu mahasiswa UNP, hanya tiga orang saja yang ikut berpastisipasi di Tokopedia. Ini jumlah yang sangat kecil sekali," tambahnya.

Terkait masalah start-up, dalam membangunstart-up,Co-Founder Cicil Edward Widjonarko selaku Co-Founder Cicil Edward menyampaikan bahwa yang harus dilaksanakan dalam membangun starup adalah mencari ide yang bisa digunakan dan diterima uttuk segeradi validasi ide tersebut untuk meminimalisir resiko

Edward juga berpesan untuk menjaga motivasi agar tetap konsisten karena tidak semua orang yang mempercayai suatu ide di awal munculnya. "Yang paling bisa memotivasi saya adalah saya dan yang memotivasi kamu adalah kamu," tambahnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ozza Syafrigo
Jurnalis • Liputan Berita

Layouter
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.