Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatra Barat (BEM SB) menggelar aksi kreatif yang bertajuk "Raport Merah untuk 5 Tahun Periode Jokowi" di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar), Senin (21/10).
Dalam aksinya, mahasiswa berorasi mengkritik program Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonsesia, Joko Widodo, 5 tahun silam. Mahasiswa juga turut menyampaikan janji-janji Jokowi yang dianggap gagal, diantaranya; masalah hak asasi manusia, masalah perlindungan tenaga kerja Indonesia, tindakan penanggulangan asap yang tidak kunjung sudah, masalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan lainnya.
Pada konferensi pers yang dilakukan, Ismail Zainudin, koordinator lapangan aksi ini, menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap pemerintahan Jokowi-JK.
"Kita menilai Jokowi tinggal kelas tahun ajaran 2014/2019, maka dari itu pada tahun 2019/2024 sebagaimana siswa yang tinggal kelas, Jokowi harus bertanggungjawab atas nilai-nilai merah nya, 5 tahun kedepan Jokowi harus memperbaiki kesalahannya" ujar Ismail.
Aliansi BEM SB juga akan menempuh segala cara agar aksinya tersebut sampai kepada Jokowi. Ismail mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan jika pihaknya membuat surat terbuka untuk Jokowi
Komentar (0)