Sosialisasi Kesiapan Dunia Kerja yang diadakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah mendatangkan Pustakawan Universitas Indonesia (UI), Dra. Kalarensi Naibaho, M.Hum sebagai pemateri, Rabu (18/9). Sosialisasi ini diadakan di Teater Tertutup Mursal Esten Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP).
Dalam paparannya Kalarensi mengatakan bahwa Revolusi industri 4.0 adalah segala sesuatu yang bernama cyber. Perkembangan revolusi industri ini berkaitan dengan persaingan dunia kerja.
Jika pada masa dulu persaingan dunia kerja yakni besar lawan kecil, namun saat ini persaingan kerja adalah cepat lawan lambat. Prinsip revolusi industri 4.0 yakni interkoneksi, dalam artian dunia ini terkoneksi dengan semua orang tanpa pernah mengenal, kolaborasi, standar, keamanan.
Lebih lanjut, Kalarensi menyampaikan bahwa kurang menariknya untuk membicarakan mengenai perpustakaan pada saat ini merupakan hal yang harus diubah. Ia menyarankan agar membuat sesuatu hal menarik untuk mempromosikan perpustakaan. "Seperti membuat vloger pustakawan," ujarnya.
Saat ini, seorang lulusan perpustakaan tidak hanya bisa menjadi pustakawan karena nama pustakawan telah berkembang dengan istilah lain. Terdapat beberapa pekerjaan dengan nama yang berbeda namun memang dikerjakan oleh lulusan perpustakaan.
Diantaranya scientist analyst data, specialist big data, pengembang dan analis perangkat lunak sebagai perancang, analis informasi keamanan dan perancang interaksi mesin-manusia dan pengalaman.
Ia berpesan beragar agar ahasiswaa perpustakaan jangan berkecil hati dengan prodi perpustakaan, karena di UI, Prodi Perpustakaan menempati urutan ke-empat sebagai prodi yang diminati.
Kalarensi mengatakan bahwa Pustakawan tetap dibutuhkan dan tak akan tergantikan. "Hanya saja yang berubah adalah perannya," ungkapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!