Berita

Rokhimin Dahuri: Hardskill dan Softskill di Abad 21

Rokhimin Dahuri: Hardskill dan Softskill di Abad 21
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Insitut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhimin Dahuri, M.S., menyampaikan materi pada Kuliah Umum Ketenagakerjaan di Auditorium UNP, Jumat (13/9). f/Rani

Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Kuliah Umum Ketenagakerjaan khusus bagi calon wisudawan periode ke-116 di Auditorium UNP, Jumat (13/9).

Kuliah umum ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNP yang diwakili oleh Wakil Rektor I UNP, Prof. Drs. Yunia Wardi, M.Si.

Mengusung tema "Peluang dan Tantangan Alumni Memasuki Dunia Kerja", acara ini mendatangkan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan Insitut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhimin Dahuri, M.S., sebagai pemateri.

Dalam paparannya, Rokhimin menyatakan bahwa alumni yang sukses bukan hanya untuk dirinya dan keluarganya saja. Akan tetapi, indikator alumni yang sukses adalah ia yang bisa berkontribusi untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik.

Rokhimin menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh calon wisudawan ketika memasuki dunia kerja. Di antaranya, mencermati apa yang sedang terjadi, baik perkembangan maupun pembangunan, perkembangan sains dan teknologi, pengetahuan, skill, dan etos kerja serta attitude.

Lebih lanjut, Rokhimin mengatakan bahwa keahlian alumni Perguruan Tinggi yang dibutuhkan di abad 21 mencakup hardskill dan softskill. Hardskill bisa berupa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang bisa menghasilkan, pendidikan, energi, mineral, transportasi, rekreasi, dan hiburan yang berdaya saing. Selain itu juga ada hasil yang berupa barang dan jasa yang dibutuhkan manusia, seperti sandang, pangan, perumahan, dan lainnya yang berhubungan dengan revolusi industri 4.0.

Untuk softskill, meliputi critical thinking, analytical thinking, problem solving, teamwork, entrepreneurship, iman dan taqwa, serta etos kerja unggul dan attitude.

Permasalahan utama bangsa Indonesia saat ini, kata Rokhimin, yakni pengangguran dan kemiskinan, kesenjangan sosial ekonomi, diparitas pembangunan antarwilayah, defisit neraca perdagangan, deindustrialisasi, kedaulatan rendah, daya saing rendah, dan kerusakan lingkungan sumber daya alam. Oleh karena itu, Rokhimin berharap agar generasi muda dapat turut andil dalam mengatasi berbagai permasalahan di Indonesia.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Yeni Maharani
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Perpustakaan dan Kearsipan
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.