Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sumatera Barat, Ir.Yeflin Luandri, M.Si., sebagai salah satu pemateri di acara Literasi Media: Deklarasi Mahasiswa Anti Hoax memaparkan beberapa cara bijak menggunakan internet dan media sosial di era konvergensi.
Acara yang diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan Lt.4 Universitas Negeri Padang (UNP) pada Rabu (4/9) ini bertemakan "Memperkuat Ketahanan Mahasiswa di Era Konvergensi Media dan Deklarasi Mahasiswa Anti Hoax".
Mengacu pada tema tersebut, Yeflin menyampaikan bahwa dunia bersifat dinamis dan saat ini sedang memasuki zaman di mana teknologi banyak mengandung fitnah. "Jangan sampai fitnah menyebar, kita harus menyikapi era dinamis ini dengan dinamis pula," ujar Yeflin.
Dalam perannya sebagai agent of change, kata Yeflin, mahasiswa adalah agen yang mengubah atau mempengaruhi orang lain ke arah yang positif. Mahasiswa harus menahan tangan dan mulutnya agar informasi hoaks tidak banyak bertebaran.
Mahasiswa harus bertransformasi sebagaimana kehidupan yang dinamis. "Seperti diri saya, misalnya, mengalami banyak dinamika hidup, itulah yang membentuk diri saya sekarang," ungkap Yeflin.
Lebih lanjut Yeflin menjelaskan bahwa konvergensi merupakan penyatuan antara mulut dan media sehingga membentuk sebuah forum komunikasi. "Forum itu inovasi yang membentuk saluran komunikasi dan saya berharap akan ada forum komunikasi penyiaran di UNP," tambahnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!