Universitas Negeri Padang

Kuliah Umum: Al Busyra Basnur Sampaikan Tujuh Pesan Penting

Kuliah Umum: Al Busyra Basnur Sampaikan Tujuh Pesan Penting
Kuliah Umum bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Federal Ethiopia, Republik Djibouti, dan African Union, Al Busyra Basnur, S.H., LL.M di Auditorium UNP, Jumat (30/8). f/Tharifa*

Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Kuliah Umum dengan judul "Peluang Kerjasama di Bidang Pendidikan Antara Indonesia dan Republik Demokratik Federal Ethopia, Republik Djibouti dan African Union" di Auditorium UNP, Jumat (30/8).

Kegiatan ini menghadirkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Federal Ethiopia, Republik Djibouti dan African Union, Al Busyra Basnur, S.H., LL.M., selaku pemateri dan diikuti oleh mahasiswa baru UNP penerima Bidikmisi 2019.

Sebelumnya, dalam pidatonya, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., mengatakan bahwa dalam rangka menuju internasionalisasi, UNP perlu menyentuh Negara Afrika dan berharap dengan hadirnya Duta Besar RI ini dapat mempermudah UNP untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan dengan Afrika.

Al Busyra dalam pemaparan materinya menyampaikan beberapa pesan penting dalam Kuliah Umum tersebut. Pertama, ia mengatakan bahwa belum terlambat untuk menjalin kerja sama dengan Negara Afrika karena saat ini memang sudah banyak negara-negara yang masuk ke Afrika secara ekonomi, sosial, pendidikan, dan bidang-bidang lainnya. Kedua, di samping belajar dan kuliah dengan tekun untuk mencapai nilai terbaik, mahasiswa harus tahu tentang keterampilan diri yang dimiliki dan terus gali keterampilan diri sejalan dengan melaksanakan tugas-tugas kuliah.

Ketiga, kata Al Busyra, jejaring sangat diperlukan dalam hidup. Meski mempunyai nilai yang tinggi, tetapi tidak mempunyai jejaring yang luas tidak akan menjamin kesukesesan karena apa yang akan terjadi di kemudian hari tidak ada yang mengetahui. Keempat, tidak ada satu profesipun yang berdiri sendiri tanpa ada connectivity atau hubungan dengan bidang-bidang lain, termasuk kerja sama dengan pihak luar negeri. Oleh karena itu, lanjutnya, jangan pernah berhenti membaca setiap kejadian dan perkembangan yang terjadi, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Kelima, jangan pernah menyerah pada tantangan karena setiap ada tantangan pasti ada peluang dan inovasi-inovasi baru. Keenam, kesempatan tidak akan datang dua kali jadi jangan pernah meremehkan kesempatan yang datang.

Al Busyra juga berpesan agar jangan pernah menganggap remeh seseorang karena kelemahannya dan jangan pula memutus hubungan dengan seseorang. "Seribu teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak," tegas Al Busyra.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Tharifa Annisa Onny
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Riset
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.