Para Pedagang Kaki Lima mengalami penurunan omset pada acara Wisuda Universitas Negeri Padang (UNP) ke-115 di Auditorium UNP, Minggu (23/6). Cuaca yang tidak mendukung menjadi salah satu faktor utama penyebab menurunnya omset penjualan tersebut.
Seperti yang diketahui Ganto di lokasi jualan, hujan disertai angin badai sempat membuat pedagang kewalahan. Mereka harus mengungsikan barang dagangan karena basah dan diterbangkan angin. Angin badai juga menyebabkan banyak papan ucapan selamat jatuh menimpa dan merusak dagangan.
Salah satu pedagang bunga, Rosmiati mengaku bahwa ia mengalami penurunan omset penjualan sampai 25% dibandingkan dengan wisuda periode lalu. "Paling pendapatan hari ini cuma 600 ribu. Biasanya lebih dari itu," ungkapnya.
Dalam kondisi ini, Rosmiati mengatakan bahwa untuk menarik perhatian pengunjung, ia melakukan pendekatan, salah satunya lebih ramah kepada pengunjung. Hal ini karena hampir semua pedagang menjajakan jenis dagangan yang sama.
Salah satu pedagang bunga yang lain, Elfidarma, mengungkapkan bahwa pendekatan lain yang dilakukan untuk menarik perhatian pengunjung, yakni pedagang harus menekan harga agar dagangan lebih laku lagi. " Kalau masih bisa dinego ya dinego lagi, biar banyak yang beli. Kalau udah dinego-nego nggak jadi beli, tetap ramah aja," jelasnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!