Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Pelatihan Strategi Kepemimpinan Mahasiswa (PSKM) se-Sumatera Barat di Teater Mursal Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Sabtu (6/4).
Ketua Pelaksana, Apriadi mengatakan bahwa selama tiga minggu dibukanya pendaftaran untuk PSKM, tercatat sebanyak 200 mahasiswa yang mendaftar. "Jumlah pendaftar sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujarnya.
Acara ini akan berlangsung selama empat hari, kata Apriadi, yaitu pada Sabtu-Minggu tanggal 6,7,13, dan 14 April 2019. "Peserta tidak hanya mendapatkan materi di dalam ruangan karena nantinya akan dilaksanakan outbound pada hari akhir PSKM," ucapnya.
Dalam sambutannya, Presiden BEM UNP, Indra Kurniawan menyampaikan bahwa Ranah Minang telah melahirkan banyak tokoh-tokoh hebat nasional. Sebagai pewaris peradaban Ranah Minang, lanjutnya, peserta yang terpilih haruslah memunculkan jiwa kepemimpinan yang telah ada dalam darah Ranah Minang. "Melalui PSKM, kita berusaha menjadi penerus semangat tokoh Ranah Minang," ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Pembina BEM UNP, Dzikri Al Hadi, S. Ip., M. A., menghimbau agar para peserta dapat mempersiapkan hard skill dan soft skill untuk menghadapi revolusi industri 4.0. "Mengasah soft skill, tidak bisa dilakukan di dalam kelas. PSKM akan membantu kalian untuk memiliki soft skill yang lebih baik," jelas Dzikri.
Lebih lanjut, Dzikri mengatakan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebenarnya berada pada urutan ke-17 dalam kualitas lulusan perguruan tinggi. Hal yang dipandang dalam dunia kerja adalah 16 faktor yang lebih penting daripada IPK, salah satunya etika dan mental. "Tidak hanya menjadi lulusan berkualitas, PSKM akan mencetak pemimpin organisasi yang dapat berkiprah di masyarakat dan berguna bagi orang lain," ujar Dzikri sekaligus membuka PSKM ini.
Komentar (0)