Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP) bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang untuk mengadakan Sosialisasi Pemilu Bersama KPU dan Relawan Demokrasi di Gedung Student Center Lt. 1, Kamis (28/3).
Relawan Demokrasi KPU Kota Padang, Dwiandra Permana Putra, mengatakan jika hari ini masyarakat sudah merasakan buah dari demokrasi sehingga tidak ada alasan untuk tidak memilih.
Hal tersebut disampaikannya karena pada tahun 1998, memilih atau tidak memilih adalah sebuah pilihan. Sehingga golput menjadi sebuah bentuk perlawanan untuk menumbangkan rezim otoriter. "Pada hari ini kita melawan apa ketika kita golput?," tanyanya.
Andra juga menyayangkan jika banyak mahasiswa yang kurang aktif terhadap kegiatan kebangsaan dan lain sebagainya namun, aktif pada kegiatan yang sifatnya hiburan. Ia berharap agar mahasiswa yang hadir dapat menjadi agen pemilu kali ini.
Staf Subag Teknis dan Humas KPU Kota Padang, Jefri Harianto mengeluhkan kurangnya sumber daya manusia untuk mengawasi berjalannya pemungutan suara nantinya di tempat pemungutan suara (TPS) yang ada. TPS yang ada di Kota Padang sendiri berjumlah 2452 TPS. Menanggapi permintaan pembukaan TPS khusus di UNP, Jefri mengatakantidak bisa dilakukan karena Undang-undang belum mengakomodir untuk hal tersebut.
Pada sosialisasi ini juga ditunjukkan contoh surat suara yang akan digunakan pada pemilu nanti. Surat suara tersebut terdiri atas surat suara untuk calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, calon DPRD Provinsi, calon Dewan Perwakilan Rakyat RI, calon Dewan Perwakilan Daerah, dan calon Presiden serta calon Wakil Presiden.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!