Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) mengadakan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Aula Hospitality Center Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (2/3).
Ketua Umum DPP Granat, Henry Yosodiningrat, SH., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya pengguna dan pengedar narkotika di Indonesia. "Pengguna narkotika sudah parah, bahkan anak-anak juga terjerumus ke dalamnya," ujar Henry.
Henry juga menuturkan bahwa narkotika sangat mengancam generasi penerus bangsa. Ia menegaskan bahwa GRANAT akan selalu konsisten melakukan pencegahan agar korban narkotika ini tidak bertambah banyak. "Kami mengajak mahasiswa untuk bisa terhindar dan bisa bersaing dengan generasi milineal di negara lain," ucapnya.
Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph. D., menyambut baik kedatangan GRANAT di UNP. Ia mengatakan bahwa mahasiswa UNP juga ada yang tertangkap menggunakan narkotika. Hal ini tentu sangat memprihatinkan bagi semua pihak. "Sangat disayangkan sekali jika mahasiswa tidak mendapatkan informasi dari dampak penggunaan narkotika," ujar Ganefri.
Ganefri juga menegaskan bahwa mahasiswa UNP yang tertangkap dan terbukti menggunakan narkotika akan dikeluarkan. "Mahasiswa tersebut ditakutkan akan menjadi pengedar nantinya. Begitupun dengan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender," tegasnya.
Ganefri berharap semua kalangan sivitas akademika UNP turut bekerjasama dalam menanggulangi hal tersebut. "Mari awasi teman-teman di sekeliling kita. Jika ada itikat yang aneh, laporkan dan akan ditinjaklanjuti nantinya," ujar Ganefri.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!