Beberapa mahasiswa meresahkan hal tersebut.. Salah seorangnya adalah Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris TM 2016, Chintya Yuliantia. Ia mengungkapakan perilaku Ojol sangat mengganggu kenyamanan dan meresahkan pengguna transportasi lain. "Seharusnya ditertibkan karena menghambat jalan masuk," ungkapnya,Sabtu (29/9).
Hal serupa juga dikeluhkan oleh Mahasiswa Jurusan Biologi TM 2018, Fadhila Mayandri. "Arus masuk gerbang jadi susah, karena ramai sekali Ojol yang parkir di pinggir jalan," keluhnya, Sabtu (29/9).
Menanggapi hal tersebut, salah seorang pengendara Ojol, Firman (bukan nama asli) mengungkapkan bahwa alasan ia enunggu di depan gerbang utama UNP karena menunggu penumpang. Ia khawatir, jika masuk ke kampus nantinya akan menimbulkan konflik dengan Ojek pangkalan.
"Selain itu, kami juga harus membayar uang karcis parkir jika masuk ke dalam kampus," tambahnya, Kamis (13/9).
Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu Satuan Pengaman (Satpam) Kampus, Angga Saputra. Ia mengungkapkan bahwa Ojol yang parkir di depan gerbang utama UNP sangat mengganggu. Pasalnya, hal tersebut menghambat kendaraan yang akan keluar masuk UNP. "Sudah beberapa kali ditegur dan diingatkan tetapi mereka (Ojol) kembali mengulanginya," ungkapnya, Kamis (13/9).
Sedangkan untuk pembayaran karcis masuk UNP, Ojol memang diwajibkan membayar. "Hal ini dikarenakan Ojol termasuk ke dalam kategori umum dan tidak memiliki stiker UNP," ungkapnya.
Komentar (0)