Mengusung tema Membangun Literasi di Era Digital, Unit Kegiatan Kesenian (Ukkes) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Talkshow Nasional di Aula Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Sabtu (22/9). Acara ini menghadirkan penulis Boy Candra dan Pidi Baiq selaku pemateri.
Ketua Pelaksana, Yana Firmansyah mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk melihat suatu literasi dapat mengangkat nilai-nilai baca di dalam masyarakat. "Dan bagaimana pandangan-pandangan masyarakat saat ini terhadap dunia literasi," ujarnya.
Senada dengan Yana, Ketua Umum Ukkes, Firman Ramadan berharap agar sastrawan dan sastrawati Sumatra Barat bisa semakin terpacu dan mendapatkan ilmu lebih banyak dari sini.
Dalam penyampaian materinya Pidi mengungkapkan beberapa tips dalam menulis diantaranya; (1) menulis itu harus ada nyawa, kalau tidak punya nyawa kita tidak akan bisa menulis, (2) menulis tidak harus pakai otak, tapi pergunakanlah intuisi, dan (3) jadilah penulis saat kamu sedang menulis, dan jadilah editor saat kamu sedang membaca apa yang sudah kamu tulis.
Bagi Pidi menulis tidak perlu serius karena menulis bisa dilakukan kapan saja, seperti mengisi waktu kosong. Ia juga mengatakan, lebih suka bercanda daripada menjadi serius dan membosankan. "Aku pikir lebih baik dengan orang gila yang menyenangkan daripada dengan orang waras yang menyebalkan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Pidi juga mengatakan bahwa kita harus yakin dan percaya pada diri sendiri. Menurutnya, jika seperti itu akan ada orang yang benar-benar tahu siapa diri kita. "Silakan semua orang membenci diriku, aku masih punya anak dan istri yang mencintaiku. Silakan anak istriku membenciku, aku masih punya diriku yang menyayangiku. Silakan diriku membenci aku, aku masih akan tenang karena itu tidak mungkin," jelasnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!