Syekhah Islam Jamal Al Nabih seorang Pakar Komunikasi Pendidikan Keluarga asal Palestina menceritakan bahwa terdapat beberapa tokoh yang memotivasi dibalik serangan Israel. Tokoh tersebut dianggap memberikan motivasi kepada masyarakat Palestina untuk terus semangat memperjuangkan negara mereka.
Ummu Nidhal Farhat adalah seorang ibu pertama yang mendaftarkan anaknya untuk melakukan bom bunuh diri. Anak pertamanya merupakan pembuat bom di Palestina. Sedangkan anak keduanya, Ummu daftarkan masuk ke dalam pasukan perlawanan Israel saat berumur 18 tahun. Ummu mengizinkan anaknya melakukan hal tersebut dengan syarat sang anak harus dapat membunuh prajurit Israel sebelum dia meninggal. "Umma meminta anaknya membunuh prajurit Israel sebanyak-banyaknya sebelum syahidnya," ujar Syekhah saat menjadi pemateri di acara Kajian Cantik Muslimah Teladan di Aula Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jumat (14/9).
Selain itu, terdapat beberapa sosok menginspirasi lainnya. Seperti, kisah seorang jurnalis bernama Yaser Murtaja yang ditembak mati oleh Israel. Saat itu Yaser ditembak oleh prajurit Israel saat tengah meliput unjuk rasa di perbatasan Gaza. Jurnalis Ain Media Agency ini dianggap sebagai orang yang mempengaruhi warga Palestina untuk melakukan perlawanan terhadap Israel.
Memiliki nasib yang sama dengan Yaser, Razan Al Najar sukarelawan perempuan sebagai petugas medis ini juga ditembak mati oleh prajurit Israel. Nahasnya wanita berusia 21 tahun ini ditembak di punggung saat sedang berlari untuk menolong korban yang terluka di Gaza.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!