Dalam minggu ini nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan dan dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi Aliansi Badan Eksklusif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan orasi 'Aksi Cinta Rupiah' di depan gedung Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Senin (10/9).
Aksi ini diikuti oleh perwakilan dari mahasiswa anggota BEM se-Sumatera Barat. Diawali dengan berkumpul di depan masjid Al-Azhar Universitas Negeri Padang menuju Gedung DPRD Sumbar secara bersama-sama.
Dalam press release yang di lakukan oleh Aliansi BEM se-Sumbar menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah ini baik dari faktor internal maupun faktor eksternal. Dari faktor eksternal disebabkan oleh kenaikan suku bunga de FED, kondisi fiskal di argentina dan turki, dan perang dagang Amerika-Cina, sedangkan dari faktor internal yang menyebabakannya adalah impor barang yang dilakukan pemerintah sehingga terjadinya defisit neraca perdagangan dan obligasi indonesia banyak dipegang oleh asing.
Koordinator pusat Aliansi BEM se-Sumbar juga Presiden Mahasiswa UNP,Tanzilal Wanda Rizki mengatakan ada 3 tuntutan yang disampaikan dalam aksi ini.Pertamameminta pemerintah serius mengentaskan permasalahan ekonomi yang menyebabkan nilai tukar rupiah menjadi melemah. Kedua,meminta pemerintah legislatif serius mengatasi permasalahan ini dengan ikut andil dalam aksi ini. Ketigamelakukan kampanye aksi pencerdasan pada masyarakat dengan membantu menstabilkan nilai tukar rupiah dengan cara menukar tabungan dolar ke rupiah untuk penguatan kurs, tidak membeli barang luar negeri,dan menunda perjalanan luar negeri.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!