Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia melaksanakan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) serentak di Indonesia, Selasa (8/5). Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D., Rektor Universitas Andalas (Unand), Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., MBA dan Rektor Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Dr. H. Novesar Jamarun, M.S., meninjau pelaksanaan SBMPTN di lokal 17 Padang.
Lokasi SBMPTN yang dikunjungi adalah Labor Geografis Integritas Sistem UNP, Fakultas Ekonomi UNP, Fakultas Kedokteran Unand, dan SMA Negeri 1 Kota Padang.
Ujian tulis SBMPTN 2018 dilaksanakan dalam dua metode, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jumlah peserta yang melakukan SBMPTN melalui metode UTBC berjumlah 41.326 calon mahasiswa yang terdiri dari 15.463 calon mahasiswa mengikuti Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), 17.239 calon mahasiswa mengambil Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum), dan 8.634 calon mahasiswa mengikuti tes campuran (TKD Saintek dan TKD Soshum). Sedangkan, karena keterbatasan sarana dan prasarana jumlah peserta UTBK berjumlah 990, dimana TKD Saintek 337 calon mahasiswa, 447 TKD Soshum, dan 206 tes campuran.
Ke depannya, kata Ganefri, dicanangkan akan menggunakan android, seperti yang sedang diuji coba di Universitas Padjajaran. "Kalau hasil evaluasi aman, mungkin nanti kita akan mengadakan ujian lewat android," ujarnya.
Komentar (0)