Mengusung tema "Berkarya dan Berprestasi Melalui PKM", Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) mengadakan Seminar Program Kreativitas Mahasiswa 5 Bidang di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP), Minggu (22/4).
Zadrian Ardi, S.Pd., M.Pd., selaku pemateri menyampaikan tentang Progresivitas Potensi dan Kreativitas Mahasiswa melalui Penelitian. Tujuan PKM-Penelitian (PKM-P) adalah untuk menumbuhkembangkan minat dan kemampuan mahasiswa dalam penelitian ilmiah, memiliki potensi untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah, serta mempunyai peluang untuk dipatenkan sehingga tidak diambil orang lain.
Pada pemaparannya, ada beberapa isu yang memiliki potensi untuk diangkat dalam menuliskan PKM-P di antaranya, survey kesehatan anak jalanan, metode pembelajaran aksara daerah, mengeksplorasi dan mengungkap tradisi atau budaya lokal atau konflik, sosial masyarakat dan hal yang berkaitan dengan kearifan lokal.
Namun demikian, ada beberapa kendala yang sering dialami mahasiswa dalam melakukan atau menuliskan penelitian. Kendala dari segi fasilitas menjadi salah satunya. Padahal, kata Zadrian, di setiap prodi memiliki laboratorium untuk menunjang penelitian. Kendala lainnya adalah tidak punya ide. "Padahal ada banyak sumber untuk bahan mencari ide. Dari beberapa ide orang bisa digabungkan sehingga menjadi ide yang berbeda dan ada kebaharuannya. Seperti itu sudah ada ide kita," kata Zadrian.
Lebih lanjut, kendala mahasiswa selanjutnya adalah tidak tahu caranya, minimnya keyakinan akan bisa lolos, serta mahasiswa sering merasa mengerjakan PKM itu buang waktu saja.
Dosen BK FIP UNP tersebut mengatakan, padahal ada dosen pembimbing yang bisa mengarahkan mahasiswa sesuai dengan penelitian yang ingin dilakukannya. Peluang untuk lolos seleksi itu selalu besar apalagi dengan diarahkan juga oleh dosen pembimbing. Selain itu, menulis penelitian memiliki banyak manfaat seperti mendapatkan bayaran atau jika lolos tingkat Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, mahasiswa tersebut tidak perlu lagi membuat skripsi.
Zadrian berpesan, ketika ingin menulis jangan terlalu banyak berpikir karena itu membuat tulisan malah tidak selesai akhirnya. Selain itu, sebaiknya jangan terlalu ingin sempurna karena menurutnya tidak ada tulisan yang sempurna. "Tulis saja dulu apa yang terpikirkan," ujarnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!