Dalam tema"Reach Your Dream and Make it Come True",Dedi mengatakan bahwa impian adalah sesuatu yang membuat bahagia dan bertenaga. "Bila kita merasa lelah, itu wajar. Namun jika kita merasa lelah dan menyerah, itu tidak wajar," ujarnya.
Hal itu disebabkan karena seseorang yang lelah dan menyerah berarti tidak memiliki semangat dan mimpi dalam hidupnya.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa pergi ke luar negeri merupakan mimpi masa kecilnya dan cara mewujudkan mimpi itu adalah kuliah ke luar negeri. Ia mengatakan bahwa salah satu cara mendapatkan beasiswa untuk lanjut studi ke luar negeri adalah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). LPDP berkomitmen mempersiapkan masa depan melalui beasiswa pendidikan ke luar dan dalam negeri.
Alumni Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Padang ini mengatakan LPDP memiliki dua jalur. Pertama jalur LPDP reguler yaitu, siapapun boleh mendaftar LPDP sesuai persyaratan yang ditentukan. "Untuk tahun 2017, yang ingin mendaftar LPDP reguler harus pake IELTS," jelasnya. Kedua, jalur LPDP Afirmasi yaitu untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus seperti penerima Bidikmisi. Berbeda dengan LPDP reguler, LPDP Afirmasi masih menggunakan TOEFL.
Sasaran LPDP Afirmasi ini adalah masyarakat yang berasal dari daerah tertinggal, masyarakat yang sedang mengabdikan diri pada institusi pemerintahan di daerah tertinggal, alumni penerima beasiswa Bidikmisi, masyarakat berprestasi dari keluarga miskin dan individu yang berprestasi di tingkat internasional. "Jadi ketika kita punya prestasi internasional, walaupun kita bukan Bidikmisi dapat mendaftar LPDP Afirmasi."
Lebih lanjut, pada seminar yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS ini Dedi mengungkapkan, jika punya keinginan jangan takut, jangan berhenti berproses. Apa yang kita tanam hari ini akan kita semai suatu saat nanti. "Kita harus menikmati, harus terus memupuk semangat, motivasi dan menjaga harapan di tengah lingkungan yang tidak mendukung," ungkapnya.
Komentar (0)