Hal ini diungkapkan oleh Kassubag Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni UNP, Arnaini, S. Pd., selaku pemateri dalam Seminar Nasional Beasiswa di Teater Tertutup Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Sabtu (24/3).
Arnaini menyampaikan bahwa beasiswa merupakan pemberian bantuan untuk melanjutkan pendidikan seperti Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Sementara yang termasuk BPP adalah Bidikmisi.
Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, Bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.
Adapun tujuan Bidikmisi yaitu untuk memutus rantai kemiskinan karena itu, diberikan selama perkuliahan mahasiswa yaitu 8 semester. "Kalau hanya diberikan setahun, tentu mereka kesulitan untuk melanjutkan pendidikannya," ujarnya.
Total bantuan Bidikmisi Rp. 6.300.000, per semester. Sedangkan Beasiswa PPA Rp. 400.000 per bulan diberikan untuk sembilan bulan per tahun 2017.
Lebih lanjut, Arnaini menjelaskan selain beasiswa dari pihak kampus, UNP juga menerima beasiswa dari pihak luar seperti perusahaan, lembaga pemerintahan ataupun yayasan. Di antaranya, Yayasan Van Deventer Maas Indonesia (YVDMI) besaran beasiswa Rp. 650.000 per bulan sampai 8 semester untuk S1 dan semester 6 untuk D3.
Pada 2017 lalu, terdapat beberapa beasiswa untuk mahasiswa TM 2017 di antaranya beasiswa dari bank nagari dan bank BTN. Selain itu, juga ada Beasiswa Bank Indonesia Rp. 1.000.000 per bulan selama satu tahun. Namun beasiswa Bank Indonesia khusus untuk beberapa fakultas yaitu, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fakultas Ekonomi. "Dan itu pun tidak semua jurusan di fakultas tersebut mendapatkannya," ujarnya.
Komentar (0)