CEO KAMI Indonesia, Asri Anas mengatakan bahwa UNP merupakan kampus ke-7 yang didatangi oleh KAMI Indonesia dari beberapa kampus yang ada di Indonesia. Hal ini melihat kondisi Indonesia saat ini, salah satunya termasuk 5 besar dari dunia penginapan LGBT. Maka dari itu, KAMI Indonesia mengajak mahasiswa memperbaiki keadaan tersebut untuk membangun Indonesia.
"Siapa yang bisa melawan hal-hal yang terjadi di Indonesia saat ini? Tentunya dari kita semua untuk Indonesia lebih baik," jelasnya.
Lebih lanjut, Asri mengatakan bahwa Roadshow Seminar Motivasi ini bertujuan untuk mendapatkan jejaring mahasiswa yang berbicara tentang perubahan Indonesia. Untuk mendapatkankan hal tersebut, KAMI Indonesia bekerjasama dengan BEM FIS UNP mengadakan acara ini tanpa ada paksaan bagi mahasiswa untuk datang mengikuti seminar. "Untuk perubahan harus ada kesadaran," jelasnya.
Banyaknya kasus yang terjadi saat ini disebabkan oleh media dan teman terdekat. Keluarga, pendidikan, dan agama tidak mampu menembus generasi muda saat ini yang mendewakan media. "Mahasiswalah yang bisa memperbaiki Indonesia yang lebih baik dari komitmen dalam dirinya."
Selain itu, KAMI Indonesia mengajak 50.000 mahasiswa untuk menjadi relawan memonitoring pilkada legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat, dan pemilihan presiden, supaya mendapatkan pemimpin yang bertanggung jawab mengemban amanah. Monitoring tersebut berbasis video. Hal ini karena KAMI Indonesia merupakan organisasi berbasis IT pertama di Indonesia.
Komentar (0)