Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D, Ak baru saja meresmikan Gedung Laboratorium Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) serta Gedung Laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Auditorium UNP, Jumat (9/20). Dalam sambutannya, Nasir memberikan apresiasinya terhadap UNP dalam pengembangan pendidikan vokasi. Ia pun meminta UNP lebih giat lagi untuk memajukan pendidikan vokasi. Terutama dalam bidang culinary "Karena permintaan dunia sangat tinggi dalam bidang ini," katanya.
Nasir menjelaskan bahwa di Singapura, perusahaan Indonesia akan berinvestasi untuk masakan Padang. Namun mengalami kendala dengan sertifikasi chef-nya, karena tidak bisa berdiri jika tidak punya sertifikat terhadap chef-nya,
Nasir mengungkapkan, di dunia ada enam ratus lebih masakan Thailand yang dikenal, Jepang lebih besar lagi. Sementara Indonesia hanya ada dua yang dikenal, yakni nasi goreng dan sate. Ia pun mengatakan, ternyata masakan Padang juga sangat digemari di dunia "Bisa nanti ada program studi Minang culinary di UNP, itu bisa nanti di standarisasi internasional," ujarnya.
Lebih lanjut, Nasir juga menuturkan, jika standarisasi bisa dilakukan maka ia akan masuk ke perhotelan, restoran dan akan mempunyai divisi tertentu khusus untuk masakan-masakan Padang. Jika hal ini perhatikan betul akan membuat culinaryIndonesia semakin baik, Selain itu Nasir berharap, UNP bisa masuk ke dalam kategori universitas tingkat dunia dan tidak hanya akreditasi A saja.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!