Mengusung tema "Kreativitas Tanpa Batas di Era yang Terus Berubah" Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia menggelar penghargaan bergengsi untuk insan pers Indonesia di Hotel Mercure Padang, Rabu (7/2).
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum SPS Pusat, Dahlan Iskan, Ketua SPS Pusat, Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Pertimbangan SPS Pusat, Basril Djabar, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, Director World Association of Newspapers and News Publishers Asia Pacific, Gilles Demptos dan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah.
Direktur Eksekutif SPS, Asmono Wikan mengatakan amat sulit sebenarnya memutuskan siapa pemenang dari sekian banyak yang mengirimkan karyanya. "Rata-rata mahasiswa sudah kreatif dalam menyampaikan idenya. Namun, akhirnya dapat diputuskan dengan beberapa pertimbangan," jelasnya.
Lebih lanjut, Asmono menyampaikan ada tiga kategori utama yang patut diperhatikan oleh mahasiswa dalam hal ini pers mahasiswa. "Tiga kategori ini sangat mempengaruhi penilaian dari Indonesia Student Print Media Award (ISPRIMA) baik tahun ini maupun ke depannya," ungkapnya.
Pertama, Desain kover. Hendaknya, cover yang ditampilkan sesuai dengan headline berita utama. Kedua, foto. Apakah foto yang disajikan sudah memenuhi kriteria foto jurnalistik atau belum. Yang terakhir, Komunikasi masa. Seharusnya, pembaca paham apa inti pembahasan dalam laporan melalui kover.
Asmono menyarankan agar sebelum menuangkan ide ke kover, lakukanlah riset terlebih dahulu. "Ke depannya semoga mahasiswa lebih kreatif dan dapat melakukan riset terhadap ide yang ia pilih," harapnya.
Pada kesempatan ini, Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto berhasil meraih penghargaan ISPRIMA. Ini adalah tahun ke dua SKK Ganto meraih penghargaan dari SPS.
Komentar (0)