Informasi berkala merupakan informasi yang biasa namun harus ditampilkan. Hal ini diungkapkan oleh Komisioner Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan informatika, Arif Adi Kuswardono selaku pembicara kedua dalam diskusi publik di ruang sidang senat Universitas Negeri Padang, Rabu (7/2).
Arif menjelaskan bahwa ada lima kategori informasi publik. Pertama, informasi berkala. Kedua, informasi serta merta, yaitu informasi yang wajib diumumkan tanpa penundaan meski tidak ada permintaan. Ketiga, informasi tersedia setiap saat, yaitu informasi yang wajib diberikan seketika ada permintaan. Keempat, informasi yang dikecualikan, yaitu informasi yang ketat dan terbatas. Kelima, informasi berdasarkan permintaan, yaitu informasi yang diberikan berdasarkan permintaan.
Sementara itu, Prof. Ganefri, Ph. D selaku pembicara ketiga membahas mengenai kualitas data liputan media sebagai sarana informasi dan edukasi. Ia mengatakan bahwa perguruan tinggi terus berkembang jadi agen perubahan dan berperan dalam membangun bangsa. "Saat ini akan terjadi revolusi industri ke empat. Akibatnya, akan ada yang diuntungkan dan dirugikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Ganefri mengatakan bahwa perlu literasi baru untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0, agar lulusan bisa kompetitif. Tidak hanya itu, Kurikulum juga perlu orientasi baru, sebab adanya Era Revolusi Industri 4.0, tidak hanya cukup literasi lama (membaca, menulis dan matematika) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat.
"Belajar itu sekarang bukan menghafal tapi harus mampu membuat sesuatu pengetahuan yang baru dari proses belajar yang kita lakukan dan itu hanya bisa kita dapatkan dengan data," jelasnya.
Di era teknologi ini, salah satu literasi yang dituntut adalah literasi data. Dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. kemampuan menganalisis, menggunakan dan memanfaatkan data harus dimiliki.
Ganefri juga mengatakan bahwa langkah strategi perguruan tinggi dalam berperan aktif mendukung gerakan transparansi informasi adalah menyajikan informasi kepada publik secara transparan.
Komentar (0)