Kalau ibadah hebat, jalan hidup juga akan hebat. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Syofiyan Hadi dalam pengajian dosen yang diadakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (5/2).
Dalam ceramahnya, Syofiyan mengatakan bahwa ibadah seseorang akan berkualitas jika ia khusyuk dalam salatnya. Ada tiga cara yang dapat dilakukan agar khusyuk dalam salat.
Pertama, sabar dalam salat. Kedua, meyakini sepenuh hati jika salat yang dilakukan adalah salat yang terakhir. Jika seperti itu, salat yang dikerjakan akan bermutu. Ketiga, cari tempat yang bisa mengarahkan ke tempat yang khusyuk. Posisi yang paling baik untuk khusyuk adalah shaf pertama karena shaf itu menjamin seseorang untuk khusuk. "Sebaik baiknya tempat khusyuk salat adalah di masjid dan shaf pertama," ujarnya.
Selain itu, Syofiyan juga mengatakan jika seseorang ingin melihat akhirat maka rindukanlah kematian. Ilmu, kata Syofiyan, sesungguhnya harus membawa kita dekat kepada Tuhan. Tidak sedikit orang yang cerdas namun melupakan Tuhannya.
Sementara itu, Dekan FMIPA Prof. Dr. Lufri, M.S., mengatakan bahwa apa yang disampaikan dalam pengajian ini adalah ilmu yang bermanfaat. Kehadiran orang orang dalam pengajian ini adalah salah satu untuk menolong agama Allah. Allah menyukai amalan yang sedikit namun terus menerus "Insyaallah pengajian ini akan terus dilakukan," ujarnya.
Pengajian yang dihadiri dosen dan sejumlah mahasiswa FMIPA ini merupakan kegiatan rutin setiap awal bulan yang dilaksanakan di Musala Al-Qalam FMIPA.
Komentar (0)