Universitas Negeri Padang

Meningkatkan Kepekaan Mahasiswa Melalui Bakti Sosial

Meningkatkan Kepekaan Mahasiswa Melalui Bakti Sosial
Panitia bakti sosial HMJ Akuntasi sedang memberikan arahan kepada peserta di desa Sungkai, Sabtu (3/2). f/Irza

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akutansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan kegiatan Bakti Sosial ke Desa Sungkai, Kelurahan Lambuang Bukik Kecamatan Pauh, Padang, Sabtu (3/2).

Kegiatan ini dibuka oleh Perwakilan Pemuda Desa Sungkai, Edwar (45). Edwar mengatakan bahwa kunjungan ini membantu pembangunan desa. "Senang dengan kedatangan adik-adik mahasiswa untuk membantu membangun Desa Sungkai," ujarnya.

Ketua Pelaksana, M. Arief Zulkhairi mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata tridharma perguruan tinggi, yakninya pengabdian masyarakat. Kegiatan yang merupakan program kerja HMJ Akutansi

Arief menjelaskan bahwa ini kali pertama HMJ Akutansi melaksanakan bakti sosial di desa yang dekat dengan masyarakat. "Biasanya bakti sosial selalu dilakukan di panti asuhan," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap masyarakat sekitar dan memotivasi anak-anak desa Sungkai untuk melanjutkan pendidikan nanti. "Ngeri melihat anak-anak di desa ini masih ada yang tidak sekolah," ungkapnya.

Salah satu warga desa Sungkai, Emi (48) mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa UNP. "Memberikan motivasi serta menunjang semangat bagi anak-anak desa Sungkai untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi nanti," ungkapnya.

Mengusung tema "Dari Tangan Yang Peduli Inisiatif Menjadi Solusi" ini, diikuti oleh 70 Mahasiswa Jurusan Akutansi TM 2014, 2015, 2016 dan 2017, selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/2).

Hari pertama, diisi dengan kegiatan gotong royong di berbagai tempat, rumah pintar desa Sungkai, Musala Jabal Nur, di sepanjang badan jalan di desa Sungkai.

Tidak hanya itu, bakti sosial kali ini memberikan beberapa buku bacaan ke rumah pintar, seperti buku bacaan umum, SD, SMP, dan SLTA serta beberapa rak buku.

Selain itu, rumah pintar dan musala juga di cat. Kemudian, dilanjutkan pada hari kedua dengan pemberian ceramah dan penyampaian materi tentang komunikasi bahasa Inggris. "Masyarakat disini mereka minta diajarkan kamunikasi bahasa Inggris, serta kami juga akan memberikan materi tentang akutansi," jelas Wiwi Hawin Sari selaku penanggung jawab acara.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Hega Dwi Dian Dola
Jurnalis • Liputan Berita

Fotografer
Diedit & Diverifikasi oleh: Dwi Agustini (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.