Berita

Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia

Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia
Pengarahan dari Dansatgas, Dasril kepada 520 anggota Resimen Mahasiswa dari berbagai provinsi pada acara Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia di rute perjuangan PDRI Sumatera Barat di pelataran parkir Gedung Auditorium UNP, Minggu (17/12). f/ Hega*

Dalam rangka merayakan Hari Bela Negara, Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia menggelar acara Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia di rute perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Sumatra Barat di berbagai tempat selama empat hari, yakni Sabtu-Selasa (16-19/12).

Hari pertama, dilaksanakan pukul 07.30 WIB hingga 10.30 WIB, diawali dengan bakti sosial di Pantai Padang, pembagian sembako kepada warga yang kurang mampu di sekitar Pantai Padang, dan pembagian peralatan olahraga untuk pemuda yang berada di sekitar Pantai Air Manis.

Hari kedua, Minggu (17/12) acara seminar nasional di Hospitality Center Universitas Negeri Padang dengan pemateri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. Seminar ini bertemakan "Refleksi Sejarah Perjuangan Bangsa, Membangun Jati Diri Mahasiswa Pemuda Indonesia yang Berkarakter." Diikuti oleh 520 anggota Resimen Mahasiswa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Di antaranya berasal dari Sumatera Barat, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Semarang, DKI Jakarta, Lampung, Palembang, Jambi, Bengkulu, Medan, Sumatera Utara, Riau, Aceh, dan sebagainya.

Hari ketiga, di Bukittinggi, rangkaian acaranya Seminar Bela Negara, Napak Tilas dengan rute Bukittinggi tepatnya di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta sampai ke Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. "Jadi, melewati beberapa daerah yang dulunya itu merupakan bagian dari sejarah PDRI. Ada peristiwa PDRI di situ, contohnya seperti Koto Tujuah, Koto Kaciek, dan sebagainya. Hari keempat, penutup dengan rangkaian acara upacara Hari Peringatan Hari Bela Negara dan dilanjutkan kunjungan wisata ke Panorama, Lobang Jepang, Bukittinggi.

Dansatgas, Dasril berharap nilai-nilai bela negara bisa ditularkan kepada generasi muda, masyarakat, dan peserta yang ikut acara Napak Tilas Bela Negara dan dapat menularkan semangatnya pada warga di daerah tempat tinggalnya masing-masing. "Tentu sebagai kalangan pemuda, kita berperan aktif memberikan semangat nilai-nilai juang terhadap generasi muda. Apalagi akhir-akhir ini generasi muda kita mudah di provokasi dan sering terjadi perpecahan. Ada pemantik sedikit langsung ada sebuah gerakan-gerakan, anggaplah namanya gerakan kiri," ujarnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Hega Dwi Dian Dola
Jurnalis • Liputan Berita

Fotografer
Diedit & Diverifikasi oleh: Monalisa (Pemimpin Redaksi Cetak)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.