Mengusung tema Tagak Basamo Mambangun Nagari, Mambangkik Batang Tarandam, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Solok dan Kota Solok menggelar Seminar Kepemudaan di lantai 5 Aula Pascasarjana Universitas Negeri Padang, Minggu (10/12).
Seminar kepemudaan ini diadakan dalam rangka deklarasi dan pengukuhan ikatan mahasiswa kabupaten solok dan ikatan mahasiswa kota solok. Mengawali acara,dilakukan pembacaan draft deklarasi ikatan mahasiswa Kabupaten Solok dan Kota Solok.
Dalam seminar kepemudaan ini, dihadiri oleh tiga pemateri yaitu Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumbar, Erick Aryona, Ketua IPMI Sumbar, Iqra Chissa, dan Anggota DPRD Sumbar termuda, Zigo Rolanda.
Ketua umum Ikatan Mahasiswa Kabupaten Solok dan Kota Solok, Hafid Armi, mengatakan dengan adanya ikatan mahasiswa dapat mewadahi peran mahasiswa yaitu mengabdi kepada masyarakat.
Dewan pertimbangan Kota Solok, Febrian Toni Alminangkabauwy, mengatakan bahwa pemuda di masa lalu dan di zaman sekarang sudah berbeda karena arah dan pergerakannya juga telah berbeda."Namun, tetaplah pemuda saat ini adalah pemimpin di masa datang," ungkapnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Solok, Hardinalis, SE., M.M., dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mahasiswa masih ada niat berkumpul untuk saiyo sakato.
Di tengah kemajuan teknologi yang cenderung membuat seseorang menjadi individualis, mahasiswa masih memiliki kemauan untuk berkumpul bersama, memikirkan hal yang membangun kota solok. "Inilah yang harus lekat di hati kita masing masing. Kita tidak akan bisa besar tanpa ada orang lain, makanya kita butuh berorganisasi," ujarnya.
Hardinalis mengungkapkan ada tiga kelompok mahasiswa. "Pertama, mahasiswa yang datang ke kampus, belajar lalu pulang. Kedua, mahasiswa yang datang ke kampus, kuliah, nongkrong lalu pulang. Ketiga, mahasiswa yang datang ke kampus, kuliah, nongkrong, ikut organisasi, lalu pulang," ungkapnya.
Komentar (0)