Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan kuliah umum yang bertemakan "Strategi Pendidikan Tinggi dalam Menjadikan Entrepreneurial" bersama Menteri Teknologi Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia periode 2005-2009, Dr. Fahmi Idris, SE.,MH, di Auditorium UNP, Kamis (13/9). Acara ini diikuti oleh calon wisudawan UNP periode ke-109.
Dalam kuliahnya, Fahmi menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu dari empat negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. Penduduk dari ke empat negara tersebut akan mengisi ruang dunia di dalam berbagai bidang. "Dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang, apapun yang terjadi di dunia akan diwarnai oleh empat negara tersebut, termasuk masalah perdagangan baik di lingkungan rasional maupun nasional," jelasnya.
Lebih lanjut, Fahmi, mengatakan bahwa saat ini, Indonesia berada dalam priode penduduk transisi struktur penduduk usia produktif. Usia produktif merupakan usia 15 hingga 50 tahun, yaitu mereka yang memiliki daya saing yang kuat, mampu untuk berkreasi, berkarya, bekerja, dan sebagainya.
"Jika di antara usia produktif memiliki daya saing yang tinggi, kompetitif, serta kreatif, maka potensi negara tersebut praktis akan berubah menjadi lebih maju, lebih strategis, dan lebih kuat," tuturnya.
Fahmi, menambahkan bahwa memanfaatkan peluang dalam berwirausaha adalah suatu alternatif dalam mengatasi berbagai persoalan negara. Salah satunya, tingkat pengangguran dan kemiskinan. Kata Fahmi, suatu negara akan menjadi maju apabila ditopang oleh wirausahawan. Jadi, seseorang yang memulai berwirausaha, berarti ia telah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, suatu perguruan tinggi mempunyai peran penting dalam menghasilkan dan membentuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas. "Menjadi wirausaha bukan hanya orang yang mempunyai bakat tertentu, karena wirausaha itu dapat dibentuk, diproses, dan dikembangkan," tuturnya.
Komentar (0)