Universitas Negeri Padang (UNP) menyelengarakan wisuda periode ke-109 di Gedung Auditorium UNP, Sabtu-Senin (16-18/9). Pada hari pertama, acara wisuda disemarakkan dengan arak-arakan wisudawan oleh rekan dan junior se-jurusan para calon wisudawan. Sebelum arak-arakan, mereka menunggu wisudawan di belakang Gedung Auditorium UNP dengan yel-yel penyemangat dan tabuhan alat musik.
Koordinator arak-arakan Jurusan Teknik Pertambangan, Riyanda Wirapratama, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melepas para wisudawan. Wisudawan Teknik Pertambangan tahun ini berjumlah 74 orang yang nantinya akan diarak menuju Gedung Rektorat baru. Di tempat tersebut, para wisudawan melakukan pelepasan balon, yang sebelumnya sudah dituliskan impian dari masing-masing wisudawan.
Riyanda berharap, dengan adanya acara ini, bisa menjadi motivasi bagi para wisudawan untuk bekerja membangun tambang dan menjadi motivasi untuk adik-adik mahasiswa lainnya. Kata Riyanda, arak-arakan ini sudah dilakukan sejak tahun 2010.
Selain itu, arak-arakan para wisudawan juga digelar oleh Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dengan tema "Bacarai Kasiah Bapisah Tido, Baribu Tahun Babaliak Juo".
Koordinator Acara, Dayu Alfaridh, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melepas para wisudawan yang akan meninggalkan kampus untuk berkarir atau melanjutkan studi agar tidak lupa pada Jurusan Teknik Mesin nantinya.
Kata Dayu, arak-arakan ini merupakan kegiatan yang sempat vakum di Jurusan Teknik Mesin. Akan tetapi, saat ini, dihidupkan kembali menjadi sebuah tradisi. Ia berharap acara ini sebagai ajang solidaritas antar angkatan dan semakin meningkat sesuai dengan moto Jurusan Teknik Mesin yaitu Solidarity Forever.
Setelah acara wisuda, para wisudawan akan diarak menuju depan Gedung Rektorat baru untuk melakukan pelemparan toga. "Kami menyiapkan origami dengan tulisan berisi harapan dan doa untuk para wisudawan," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!