Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, ST., MT, memberikan kata sambutan pada rapat wisuda periode ke-109 Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium UNP, Sabtu (16/9).
Riza menuturkan, saat ini, kondisi Indonesia berada di antara Sumber Daya Manusia (SDM) yang lemah dengan Sumber Daya Alam yang kaya. Jadi, permasalahannya terletak pada SDM. "Karena, SDM yang tangguh diperoleh dari output pendidikan yang bagus," ungkapnya.
Menurut Riza, sistem pendidikan Indonesia yang saat ini, berorientasi pada beberapa hal yaitu kualitas output diukur dari nilai ujian, bukan pada penguasaan materi. Selain itu, sistem pendidikan saat ini, dinilai tidak fokus, karena banyak yang dipelajari tapi serba tanggung. Pada akhirnya, sistem pendidikan yang demikian belum dapat menghadirkan daya saing bangsa.
Permasalahan yang lain menurut Riza, adalah potensi diri. Maksudnya, sering seseorang tidak menyadari potensi dalam dirinya, kemudian tidak memaksakan diri untuk menggali potensi tersebut. Padahal, tidak ada yang tidak mungkin untuk dikerjakan, sedangkan pendidikan merupakan laboratorium untuk menjadikan semua hal terwujud.
Pendidikan tidak hanya sebatas mengajar, namun juga mengenai bagaimana membentuk karakter seseorang. Dimulai dari karakter disiplin, pantang menyerah hingga siap mental menghadapai problem sesulit apapun. Hal itulah yang senantiasa diharapkan untuk output pendidikan Indonesia. Mahaiswa diharapakan nantinya menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang dihormati, bukan bangsa yang kaya di mata dunia," jelasnya.
Lebih lanjut, Riza berharap pendidikan dapat melahirkan sarjana yang dapat menghadirkan kemajuan yang produktif dan menjadi solusi bagi bangsa. "Karena sarjana memiliki tanggung jawab, pendidik memiliki tanggung jawab, dan bangsa menaruh harapan untuk semua itu," tutupnya.
Pada hari pertama wisuda UNP ke-109 diikuti sebanyak 1.167 wisudawan, yaitu Pasca Sarjana dan Fakultas Teknik.
Komentar (0)