Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) menciptakan alat yang dapat mempermudah pekerjaan manusia di bidang pertanian. Alat tersebut yaitu Automatic Seed Cleaner (ASEEC).
Alat yang diikutkan dalam Proposal Kegiatan Mahasiswa (PKM) ini merangkup tiga fungsi dalam satu alat utuh, yaitu perontok, pembersih, dan pengering padi. Selain itu, alat ini dilengkapi dengan teknologi solar sell sebagai sumber energi listrik yang memanfaatkan cahaya matahari.
ASEEC merupakan karya dari tim PKM UNP yang terdiri dari 4 orang. Tim tersebut diketuai oleh Wirma Sisri Mahasiswa Teknik Elektro 2015 dengan anggota Lian Abdiansyah Mahasiswa Teknik Elekro 2013, Nurliman Habibie Mahasiswa Teknik Elektro 2013, dan M. Saddikin Mahasiswa Teknik Mesin 2015. Tim ASEEC dibimbing oleh Drs. Hendri, M.T. Ph.D..
Berlatar belakang dari susutnya hasil panen petani di Tandikek Padangpanjang Sumatra Barat. ASEEC menjadi solusi bagi petani agar pengelolaan padi setelah panen menjadi lebih efektif dan efesien.
Setelah menghidupkan mesin, petani memasukkan padi ke dalam mulut mesin. Padi tersebut nantinya akan dirontokkan dan dibersihkan. Setelah itu, langsung dipanaskan pada heater yang berada di bagian bawah alat sehingga padi hasil panen lebih bersih dan kering.
Wirma mengatakan bahwa keunggulan ASEEC adalah energinya yang dapat dihasilkan melalui energi matahari, dan motor mesinnya yang tidak berisik pada saat pengoperasian. Percobaannya pun telah dilakukan sehingga alat sudah siap untuk digunakan.
"Alat ini sudah menjalani percobaan pada setiap komponennya juga telah dilakukan percobaan pada pengelolaan padi. Hasilnya, tak banyak padi yang terbuang pada saat proses pengelolaan dan alat 95 persen berjalan dengan baik," ungkapnya. Kamis (13/7).
Wisma mengatakan bahwa tujuan diciptakan alat ini adalah pengabdian ke desa yang belum terjamah teknologi. Alat ini berpotensi untuk dipatenkan karena belum ada. "Saya berharap, alat ini dapat efisian dalam menyelesaikan permasalahan pertanian dan mendapat dukungan sehingga dapat dikembangkan dan diperbanyak," harapnya.
Komentar (0)