"Jangan jadi generasi muda yang apatis, yang tidak peduli dengan orang lain!" Demikian yang disampaikan Joni Satria, salah satu pembicara pada seminar Menjadi Mahasiswa Kaya Karya (MMKK) di Aula lantai empat Fakultas Ilmu Pendidikan, Sabtu (27/8).
Pada materinya yang bertema "Pemuda" tersebut, Joni menjelaskan betapa bobroknya keadaan pemuda di Indonesia pada saat sekarang. Kata Joni, sangat banyak pemuda Indonesia yang sudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas, tawuran, tindakan asusila, dan perbuatan melanggar norma lainnya. "Hal tersebut adalah masalah yang harus kita hadapi bersama," ujarnya kepada 175 peserta seminar.
Pada salah satu slide media power point-nya, Joni juga menjelaskan bahwa survei Badan Narkotika Nasional menunjukkan, prevalensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar dan mahasiswa mencapai 4,7 persen dari jumlah pelajar dan mahasiswa, atau sekitar 921.695 orang.
Berdasarkan fenomena yang demikian, mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan TM 2012 tersebut mengajak peserta seminar, yang merupakan mahasiswa baru FIP untuk tidak hanya diam menyaksikan keadaan.
Kata Joni, sebagai insan yang berpendidikan, mahasiswa tidak layak menjadi bagian dari masalah yang demikian, dan harus menjadi bagian dari penyelesaiannya. "Mahasiswa harus ambil tindakan. Tentunya sebelum berbuat banyak, kita harus memulai dulu dari diri sendiri," sambungnya. Selain itu, Joni juga mengatakan bahwa untuk membuat berbagai perubahan demi kemaslahatan bangsa ini, mahasiswa harus bergerak dari sekarang. Sebab, menurutnya saat menjadi mahasiswalah seseorang dapat berbuat banyak tanpa dipengaruhi oleh kepentingan apa pun. "Kalau sudah wisuda, banyak hal lain yang harus kita pikirkan. Jadi bertindaklah selagi menjadi mahasiswa seperti sekarang," tutupnya.
Reporter: Sri Gusmurdiah
Editor: Ranti Maretna Huri
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!