Gempa yang mengguncang Kota Padang, Rabu (2/3) lalu berpusat 793 Km barat daya Kota Padang berada pada lokasi 4,92 LS dan 94,39 BT dengan kekuatan 7,8 skala richter.
Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi salah satu tempat pengungsian sementara bagi masyarakat sekitar Air Tawar Barat yang tinggal dekat dengan pantai. Termasuk mahasiswa UNP yang masih banyak beraktivitas di kampus saat kejadian, maupun mahasiswa yang tinggal di sekitar UNP.
Salah satunya Sovian L., mahasiswa UNP yang tinggal di Jalan Patenggangan Air Tawar Barat mengatakan bahwa gempa yang dirasakannya sangat kuat, sehingga ia sedikit limbung. "Saat gempa saya berada di lantai dua kos," ungkap Sovian kepada kru Ganto, Kamis (3/3).
Sovian menambahkan, setelah itu kawasan sekitar Jalan Cendrawasih telah sepi. Kemudian ia buru-buru mengemasi barang-barangnya dan ikut mengungsi ke salah satu shelter yang berada di UNP, tepatnya di Fakultas Ekonomi (FE). "Saya sampai di sana satu jam setelah gempa, dan FE telah ramai oleh pengungsi," tutupnya.
Penulis: Okta Vianof
Editor: Ranti Maretna Huri
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!