Teater Serunai Laut menyampaikan kritik kepada masyarakat lewat kehidupan kaum marjinal dalam drama yang berjudul Tandeh karya sutradara Rahmi Septiari di Taman Budaya Sumatra Barat, Kamis (26/11).
Teater yang mengambil setting kehidupan masyarakat pinggiran ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Tiara. Tiara digambarkan sebagai gadis cantik yang digilai oleh para lelaki di kampung tersebut. Keadaan ini meresahkan kaum wanita karena terdengar desas-desus bahwa Tiara bukanlah wanita baik-baik. Puncaknya, Tiara dan para wanita yang ada di kampung terlibat pertengkaran yang berujung pada hengkangnya Tiara dari kampung. Di akhir adegan, ditunjukkan bagaimana sifat asli Tiara yang ternyata berprofesi sebagai wanita tuna susila.
Salah satu penonton, Oktrifiani berpendapat pertunjukan ini cukup seru. Cerita yang dibawakan juga lucu sehingga menghibur. "Penontonnya banyak berarti pementasannya menarik," ujarnya.
Pementasan ini merupakan satu dari tiga teater yang dibawakan pada acara Padang Art Festival yang akan berlangsung selama tiga hari (26-28/11). Padang Art Fstival sendiri perdana dilaksanakan tahun 2015 dan tim Taman Budaya Sumatra Barat merupakan penyelenggaranya.
Syuhendri selaku penata kegiatan, sekaligus penggagas kegiatan ini mengatakan, tujuan terlaksananya Padang Art Festival untuk memberikan ruang bagi anak-anak muda kreatif."Agar desah kesenian di Sumatra Barat lebih terdengar gaungnya," ungkap Syuhendri.
Penulis: Hera Gusmayanti
Editor: Ermiati Harahap
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!