Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Esai Tingkat Remaja Se-Sumatra Barat. Pelatihan tersebut berlangsung selama 6 hari, yang dimulai pada 16-21 November 2015 di Kompleks Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau, Padang Panjang. Instruktur yang dihadirkan untuk mendampingi selama pelatihan penulisan esai adalah Darman Moenir dan Gus TF Sakai. Kedua pendamping merupakan esais, sastrawan, dan budayawan Minang.
Joni Syahputra, S.S. selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa peserta berjumlah 30 orang yang terdiri dari siswa dan mahasiswa Se-Sumatra Barat. Tujuan pelatihan tersebut adalah untuk menumbuhkembangkan minat menulis khususnya menulis esai bagi generasi muda. Juga untuk mencari bibit-bibit yang berbakat dan mampu dalam menulis. Hal tersebut mengingat bahwa Sumatra Barat sudah sejak dulu terkenal dengan gudangnya sastrawan/budayawan dan para penulis. Diantaranya Bung Hatta, Hamka, Sutan Syahril, Wisran Hadi, Taufik Ismail, A.A Navis, Nasrul Siddik, Anwar Thahar, Chairul Harun, M. Joesfik Helmy, Makmur Hendrik, dan lain-lain. "Esai karya para peserta selama pelatihan akan dijadikan buku antologi esai," ungkap Joni, Senin (16/11).
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat, Syamsul, S.H. mengatakan melalui pelatihan ini, diharapkan pembinaan yang berkaitan dengan bahasa kepada remaja yang merupakan bagian dari masyarakat dapat terwujud. Selain itu, ia mengharapkan para peserta dapat berdiskusi dan membicarakan seputar tulisan selama pelatihan berlangsung. "Mari gunakan bahasa yang santun dalam penulisan esai," tutupnya.
Penulis: Khadijah Ramadhanti
Editor: Fitri Aziza
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!